Kompas.com - 07/04/2021, 07:42 WIB
Monster Energy Yamaha MotoGP's Spanish rider Maverick Vinales reacts during the Moto GP Grand Prix of Doha at the Losail International Circuit, in the city of Lusail on April 3, 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP) KARIM JAAFARMonster Energy Yamaha MotoGP's Spanish rider Maverick Vinales reacts during the Moto GP Grand Prix of Doha at the Losail International Circuit, in the city of Lusail on April 3, 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales, mengaku kurang puas dengan hasil MotoGP Doha 2021 yang berlangsung di Sirkuit Losail Qatar pekan lalu.

Pasalnya ia berhasil menjadi pemenang dalam seri perdana MotoGP Qatar, namun pada balapan kedua dirinya justru harus mengisi posisi ke lima.

Pebalap yang dijuluki Top Gun itu sebenarnya sempat berduel untuk memperebutkan posisi ketiga dengan pebalap Pramac Ducati, Jorge Martin. Sayangnya, ia kalah cepat.

"Itu bukan masalah cengkeramannya. Pada tiga lap terakhir, saya terlalu banyak memaksakan motor Yamaha. Lain kali saya akan lebih lembut seandainya memang saya perlu melawan,” aku Vinales, dikutip dari Crash, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Marquez Menanti Keputusan Dokter buat Balapan di GP Portugal

"Dengan Ducati, Anda harus agresif, terkadang Anda harus gila. Itulah yang saya coba lakukan. Tapi saya tidak mendapatkan referensi dari mana Jorge mengerem. Saya terlambat mengerem,” lanjut pebalap berusia 26 tahun itu.

Monster Energy Yamaha MotoGP's Spanish rider Maverick Vinales rides during a qualifying session ahead of the Moto GP Grand Prix of Doha at the Losail International Circuit, in the city of Lusail on April 3, 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)KARIM JAAFAR Monster Energy Yamaha MotoGP's Spanish rider Maverick Vinales rides during a qualifying session ahead of the Moto GP Grand Prix of Doha at the Losail International Circuit, in the city of Lusail on April 3, 2021. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP)

Vinales menambahkan, memang bukan hal yang mudah untuk bisa bersaing dengan para pebalap Ducati, terutama di Sirkuit Losail. Sebab trek lurus panjang memang menjadi keungggulan mereka.

“Saya benar-benar terdiam. Untuk menghindari menyentuhnya, saya langsung pergi dan dari sana saya kehilangan podium,” katanya.

Meski harus kehilangan podium, Vinales menilai YZR-M1 miliknya bisa menghasilkan perfoma yang jauh lebih baik lagi. Itu sebabnya ia percaya diri meraih hasil yang baik di balapan selanjutnya.

Baca juga: Pertamina Mandalika SAG Team Tampil Maksimal, Mas Bo Puas

Pebalap Pramac Racing Jorge Martin saat mengikuti sesi kualifikasi MotoGP Doha 2021 di Sirkuit Interanasional Losail, Qatar, 3 April 2021. AFP/KARIM JAAFAR Pebalap Pramac Racing Jorge Martin saat mengikuti sesi kualifikasi MotoGP Doha 2021 di Sirkuit Interanasional Losail, Qatar, 3 April 2021.

“Saya merasa hebat. Saya pikir tim sedang bekerja dengan cara yang benar. Sekarang saatnya saya untuk memperbaiki diri," pungkas Vinales.

Vinales kini menempati posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2021 dengan torehan 36. Pebalap asal Spanyol itu berada tepat dibawah Johann Zarco yang hanya unggul 4 poin darinya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X