Main Selonong Saat Putar Balik, Pengendara Motor Kena Seruduk Mobil

Kompas.com - 27/07/2021, 17:41 WIB
Sejumlah kendaraan yang kedapatan berputar balik di putaran balik (u-turn) Jalan Margonda tepatnya di depan Klinik LBC, Senin (25/9/2017) siang. Padahal rambu lalu lintas yang terpasang sudah jelas larangan berputar balik di lokasi tersebut. Kompas.com/Alsadad RudiSejumlah kendaraan yang kedapatan berputar balik di putaran balik (u-turn) Jalan Margonda tepatnya di depan Klinik LBC, Senin (25/9/2017) siang. Padahal rambu lalu lintas yang terpasang sudah jelas larangan berputar balik di lokasi tersebut.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lokasi untuk putar balik atau u-turn, kerap menjadi tempat kecelakaan kendaraan bermotor baik mobil ataupun sepeda motor.

Sampai saat ini banyak pengendara yang sembarangan ketika memutar balik kendaraannya. Tidak sedikit juga yang menyepelekan, padahal teknik memutar balik yang tidak benar bisa menjadi bahaya bagi pengguna jalan lainnya.

Seperti contoh video yang diunggah oleh akun @dashcam_owners_indonesia. Dalam rekaman video berdurasi 48 detik itu, terlihat pengendara sepeda motor yang tidak sabar melakukan putar balik tanpa memperhitungan lalu lintas sekitarnya.

Baca juga: Mustang Shelby GT500 Terbakar di Pondok Indah, Diduga Korsleting

Alhasil, mobil yang melaju dari arah lainnya tidak bisa menghindari pengendara motor tersebut hingga terjadi tabrakan.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, ada cara aman ketika ingin memutar balik kendaraan di U turn mulai dari inisiasi awal menuju tikungan hingga setelah melakukan putar balik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

“Pertama harus cek kondisi sekitar dulu, kalau dirasa aman, nyalakan sein, jangan menciptakan manuver yang tiba-tiba karena bisa menyebabkan kecelakaan,” ujar Jusri belum lama ini kepada Kompas.com.

Setelah cek blind spot dan aman, sein menyala, bisa pindah lajur kanan. Selanjutnya ketika sudah di U turn, berhenti dan perhatikan sejenak kendaraan dari arah berlawanan.

“Jika dirasa aman, bisa dilakukan putar balik dengan perlahan. Tidak perlu menginjak gas terlalu dalam karena berbahaya,” kata dia.

Baca juga: Kelakuan Pengendara Motor Trail, Motong Lewati Pembatas Jalan

Jusri melanjutkan, setelah putar balik, tetap di lajur paling kanan sambil cek spion kiri dari belakang. Jika kondisi jalan aman, nyalakan sein kiri sambil menengok arah dan cek blind spot.

“Jangan setelah putar balik, memaksakan langsung pindah ke lajur yang lebih lambat, bisa fatal kalau terjadi kecelakaan. Setidaknya ada jarak minimal 50 meter dari U turn baru pindah lajur,” ucap Jusri.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.