Tanpa Insentif, Jualan Mobil Indonesia Tertinggal Thailand dan Malaysia

Kompas.com - 10/11/2020, 08:22 WIB

Sementara Malaysia punya cara lain, yakni dengan membebaskan pajak mobil baru. Kebijakan yang dimulai pada Juni 2020 ini, ternyata terbukti membantu pemulihan ekonomi setempat.

Kebijakan ini memberikan pajak penjualan sepenuhnya untuk mobil rakitan lokal (CKD), dan diskon pajak 50 persen untuk model impor utuh (CBU), sejak 15 Juni sampai 31 Desember mendatang.

Baca juga: Rossi Gagal Finis Lagi, Alasan Motornya Mogok di GP Eropa

Selain Indonesia, Filipina dan Singapura juga mengalami nasib sama dengan anjlok 44,6 persen dan 44,4 persen year-on-year 2020 dibanding 2019.

Sedangkan Brunei Darussalam dan Myanmar sebetulnya mencatat pertumbuhan positif dengan peningkatan 11,6 persen dan 5,9 persen. Tapi secara total penjualan masih berada di bawah Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.