Tanpa Mesin Bakar, Servis Berkala Mobil Listrik Seperti Apa?

Kompas.com - 09/11/2020, 10:02 WIB
Hyundai diam-diam menawarkan mobil listrik Ioniq untuk pasar Indonesia Kompas.comHyundai diam-diam menawarkan mobil listrik Ioniq untuk pasar Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) akhirnya resmi menjual mobil listrik untuk pasar Tanah Air. Pergerakan Hyundai bisa jadi merupakan sejarah bagi perkembangan dunia otomotif Indonesia dalam memasuki era baru kendaraan ramah lingkungan berbasis baterai.

Sebagai awalan, Hyundai langsung memasarkan dua model mobil listrik. Pertama ada Kona Electric yang dibanderol Rp 674,8 juta, serta Ioniq Electric yang dihargai Rp 642,8 juta (tipe Prime) dan Rp 664,8 juta (tipe Signature).

Harga yang dipatok Hyundai tentu bukan banderol yang murah jika dibandingkan mobil konvensional yang mengusung mesin bakar internal. Namun, jika dibandingkan mobil listrik lainnya, harga jual Kona dan Ioniq Electric tergolong yang paling terjangkau.

Baca juga: Intip Ubahan Isuzu MU-X Terbaru, Harga Mulai Rp 500 Jutaan

Baterai Mobil Listrik Nissan Leaf Foto: Wikipedia/H.Kashioka Baterai Mobil Listrik Nissan Leaf

Apalagi harga awal yang dikeluarkan konsumen saat membeli mobil listrik bisa menjadi sebuah investasi.

Pasalnya, tingginya harga beli ternyata berbanding terbalik dengan biaya perawatan berkala yang terbilang rendah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Putra Samiaji, General Manager Service PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), mengatakan, biaya perawatan berkala mobil listrik hanya seperempat dari biaya yang harus dikeluarkan mobil dengan mesin bakar internal.

Baca juga: Menanti Motor Baru Honda Pekan Depan, All New Scoopy?

 

Hyundai IoniqKOMPAS.com/Ruly Hyundai Ioniq

“Meski tidak punya mesin bakar, namun mobil listrik tetap perlu perawatan,” ucap Putra, dalam konferensi virtual (6/11/2020).

Mobil listrik masih tetap butuh pelumas, untuk motor penggerak, itu pun hanya 1 liter saja dan sifatnya long life fluid,” katanya.

Menurut Putra, perawatan berkala mobil listrik dilakukan setiap 15.000 km atau satu tahun, tergantung mana yang lebih cepat dicapai.

Baca juga: Nissan Kenalkan Navara Facelift, Lebih Gagah dan Bertenaga

Launching Hyundai Ioniq dan Kona Electric, Jumat (6/11/2020)KOMPAS.com/Ruly Launching Hyundai Ioniq dan Kona Electric, Jumat (6/11/2020)

Ia juga mengatakan, mobil listrik tidak perlu penggantian oli mesin secara berkala. Akan tetapi tetap membutuhkan penggantian cairan radiator untuk pendingin baterai setiap 60.000 km.

Termasuk penggantian filter AC tiap 15.000 km, minyak rem, kampas rem depan dan belakang, serta ban jika kembangannya sudah mulai menipis.

Soal baterai mobil listrik, ternyata Hyundai memberikan garansi sampai 8 tahun atau 160.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dulu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.