Polisi Perketat Patroli untuk Cegah Sopir Bus Turunkan Pemudik di Tol

Kompas.com - 09/05/2020, 10:22 WIB
Sejumlah kendaraan melintas Gerbang Tol Colomadu proyek jalan Tol Salatiga-Colomadu di Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (4/6/2018). Terhitung mulai 8 Juni 2018 aatau H-7 Lebaran, Jalan tol fungsional tersebut sudah dapat dilalui pemudik. MAULANA MAHARDHIKASejumlah kendaraan melintas Gerbang Tol Colomadu proyek jalan Tol Salatiga-Colomadu di Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (4/6/2018). Terhitung mulai 8 Juni 2018 aatau H-7 Lebaran, Jalan tol fungsional tersebut sudah dapat dilalui pemudik.
Penulis Ari Purnomo
|

SURABAYA, KOMPAS.com - Ragam cara digunakan oleh pemudik maupun transportasi umum, agar bisa lolos dari penyekatan kendaraan dan sanksi putar balik ke daerah asal.

Modus ini tidak hanya dipakai oleh para pemudik yang ingin pulang ke kampung halamannya. Tetapi juga para sopir transportasi umum yang nekat membawa penumpang di tengah larangan mudik tahun ini.

Agar lolos dari sanksi, sopir bus bahkan nekat menurunkan penumpang di ruas tol Solo - Ngawi beberapa hari lalu.

Baca juga: Polda Jatim Paksa 6.664 Kendaraan Putar Balik karena Nekat Mudik

Guna mengantisipasi hal ini kembali terjadi, Wadirlantas Polda Jawa Timur ( Jatim) AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan, pihaknya akan meningkatkan patroli jalan raya ( PJR) di ruas tol.

“Kami akan aktifkan PJR di ruas tol, kami juga akan berkoordinasi dengan Polres maupun Polsek setempat,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (8/5/2020).

Penumpang Mayasari Bakti AC 73 Kampung Rambutan yang naik bus berikutnya karena diturunkan di Kebayoran Lama pada Senin (4/9/2017).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Penumpang Mayasari Bakti AC 73 Kampung Rambutan yang naik bus berikutnya karena diturunkan di Kebayoran Lama pada Senin (4/9/2017).

Pranatal menambahkan, patroli tidak hanya digiatkan di ruas tol saja tetapi juga di jalan-jalan yang berdekatan dengan tol.

Mengingat, ada juga kemungkinan penurunan penumpang juga dilakukan di lokasi yang berdekatan dengan tol.

“Di jalur luar tol yang dekat dengan tol juga akan diadakan patroli atau tempat yang sering digunakan untuk menurunkan penumpang,” ujarnya.

Baca juga: Pengecekan Kendaraan Diperketat untuk Cegah Pemudik

Dia menambahkan, selama ini memang ada putusan baru bahwa transportasi umum diperbolehkan kembali beroperasi.

Akan tetapi, untuk penumpang yang boleh diangkut juga harus memenuhi kriteria sesuai dengan aturan yang ada dan tidak boleh membawa pemudik.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X