Royal Enfield Tertarik Bikin Scrambler 650 cc

Kompas.com - 09/05/2020, 08:02 WIB
Royal Enfield bergaya scrambler Visordown.comRoyal Enfield bergaya scrambler

JAKARTA, KOMPAS.com - Pabrikan motor gaek asal Inggris, Royal Enfield, berencana mengembangkan model baru. Motor tersebut akan menggunakan gaya scrambler.

Namun, motor tersebut bukan sepenuhnya baru. Dikutip dari visordown.com, motor bergaya scrambler ini akan menggunakan basis yang sama seperti Interceptor dan Continental GT.

Baca juga: Royal Enfield Interceptor Flat Tracker Karya Suster Rumah Sakit

Gaya scrambler belakangan ini memang populer. Kompetitor yang bermain di segmen ini ada Ducati dan Triumph. Tak heran, Royal Enfield juga tertarik untuk mengembangkan scrambler.

Royal Enfield bergaya scramblerVisordown.com Royal Enfield bergaya scrambler

Royal Enfield Scrambler nantinya akan dibekali mesin 4-tak, SOHC, dengan kapasitas 650 cc. Mesin ini menyimpan tenaga sebesar 47 tk pada 7.250 rpm dan torsi 52 Nm pada 5.250 rpm.

Mesin tersebut diklaim sangat cocok motor bergaya scrambler. Sebab, memiliki karakter mesin bertorsi tinggi yang bertenaga di putaran bawah hingga putaran menengah.

Baca juga: Telisik Royal Enfield Himalayan, Motor Kaesang Pangarep

Motor yang juga kental dengan nuansa klasik ini kabarnya akan dirilis 2021. Sedangkan untuk harganya, diprediksi tidak akan jauh berbeda dengan Interceptor dan Continental GT.

Tapi, untuk scrambler ini harganya akan lebih mahal. Sebab, dibekali dengan pelek yang berbeda dan ban model dual purpose untuk menerjang medan aspal, bebatuan, dan tanah.



Sumber visordown
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X