Sebelum Berubah Warna, Ini Ragam Pelat Nomor Kendaraan di Indonesia

Kompas.com - 13/08/2021, 14:12 WIB
Sebuah mobil yang ditindak polisi pada Kamis (26/7/2018). Dari foto, terlihat mobil yang ditindak menggunakan dua pelat nomor, masing-masing B 2276 TZA dan B 2279 TZA. Tujuannya untuk mengakali peraturan ganjil genap. Instagram/TMC Polda Metro JayaSebuah mobil yang ditindak polisi pada Kamis (26/7/2018). Dari foto, terlihat mobil yang ditindak menggunakan dua pelat nomor, masing-masing B 2276 TZA dan B 2279 TZA. Tujuannya untuk mengakali peraturan ganjil genap.

Sedangkan huruf di belakang kode RF menunjukkan identitas, misalnya RFS untuk kendaraan pejabat sipil, RFD untuk kendaraan TNI Angkatan Darat, RFU untuk kendaraan TNI Angkatan Udara, RFL untuk kendaraan TNI Angkatan Laut, dan RFP untuk polisi.

Sementara kode RFO, RFH, RFQ, dan sejenisnya digunakan untuk pejabat di bawah eselon II.

Ada juga kode CD (corps diplomatique) atau CC (corps consulaire) yang digunakan pada pelat nomor khusus kendaraan diplomatik seperti kedutaan besar.

Belum lama ini juga ada aturan baru mengenai pelat nomor khusus untuk anggota DPR RI.

Aturan pelat nomor khusus untuk anggota DPR RI berdasarkan surat telegram dengan nomor STR/164/III/YAN/1.2/2021 tanggal 15 Maret 2021 yang ditandatangani oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Istiono.

Baca juga: Ragam Vespa 946 yang ada di Indonesia

Adanya pelat nomor khusus tersebut merujuk pada penerbitan Peraturan Sekjen DPR RI Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penggunaan STNK dan TNKB Khusus Bagi Pimpinan dan Anggota DPR RI untuk memberikan identitas khusus dan pengamanan ranmor pimpinan dan Anggota DPR RI untuk kelancaran pelaksanaan giat konstitusional.

Meskipun memiliki TNKB khusus, bukan berarti kendaraan yang menggunakan pelat khusus ini tidak bisa dikenakan tilang. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, semua pengguna jalan memiliki hak sama di mata hukum.

Semua kendaraan bisa ditilang jika melakukan pelanggaran berdasarkan kewenangannya masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.