Penumpang Transjakarta Wajib Memiliki Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 13/08/2021, 13:04 WIB
Ilustrasi TransJakarta KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi TransJakarta
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kini tidak lagi mewajibkan pelanggan untuk menunjukkan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) sebagai syarat memasuki area halte.

Sebagai gantinya, seperti dikatakan Direktur Operasional PT Transjakarta Presetia Budi, calon pengguna bus wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19.

Dokumen tersebut bisa ditunjukkan secara aplikasi PeduliLingkungan pada ponsel maupun sudah dicetak sendiri. Asalkan, identitas tercantum sesuai dengan KTP.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Berikut Titik Sekat di Tol Trans Sumatera

Halte Senen TransjakartaDok Transjakarta Halte Senen Transjakarta

Kebijakan itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari aturan pemerintah terkait tentang PPKM Level 4 di Jakarta yang berlaku sejak 10-16 Agustus 2021.

Kebijakan tersebut juga mengikuti Surat Keputusan (SK) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Nomor 321 tahun 2021 Tentang Petunjuk Teknis Pembatasan Kapasitas Angkut dan Waktu Operasional Sarana Transportasi Pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah, Transjakarta kembali melakukan penyesuaian layanan. Masyarakat yang ingin menggunakan layanan Transjakarta diwajibkan untuk menunjukkan surat vaksin Covid-19, " ujar Prasetia dalam keterangan tertulis, Kamis (12/8/2021).

"Jadi selama tiga hari pertama ini, Transjakarta mengimbau seluruh warga yang belum, untuk segera vaksinasi diri agar bisa menggunakan layanan Transjakarta sekaligus menjadi bagian dalam upaya menekan penyebaran Covid-19," lanjut dia,

Baca juga: Jumlah Penumpang Bus AKAP Selama PPKM Tidak Boleh Penuh

Sebuah bus TransJakarta melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Petugas akan memberikan akses untuk melintas di titik penyekatan PPKM Darurat di 63 titik di wilayah Jadetabek yang berlaku dari 3 - 20 Juli 2021 hanya yang masuk kategori sektor-sektor esensial. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT Sebuah bus TransJakarta melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Petugas akan memberikan akses untuk melintas di titik penyekatan PPKM Darurat di 63 titik di wilayah Jadetabek yang berlaku dari 3 - 20 Juli 2021 hanya yang masuk kategori sektor-sektor esensial. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

Dengan adanya kebijakan itu, Transjakarta nantinya akan dibantu petugas dari Dishub DKI Jakarta untuk proses pemeriksaan.

Karena itu, untuk meminimalisir terjadinya antrean, calon pelanggan diharapkan sudah menyiapkan semua persyaratan jelang memasuki area halte.

Adapun jam operasional Transjakarta selama periode PPKM Level 4 ialah pukul 05.00 WIB sampai 20.30 WIB. Khusus layanan tenaga kesehatan akan beroperasi mulai pukul 20.31 WIB sampai 21.30 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.