Pergerakan ke Jabodetabek Naik, Kemenhub Gencarkan Tes Acak Covid-19

Kompas.com - 20/05/2021, 09:52 WIB
H+1 s.d H+2 Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Jasa Marga Catat 200 Ribu Kendaraan Kembali ke Wilayah Jabotabek Jasa Marga H+1 s.d H+2 Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Jasa Marga Catat 200 Ribu Kendaraan Kembali ke Wilayah Jabotabek

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat mulai ada peningkatan jumlah pergerakan penumpang pada semua moda transportasi umum usai larangan mudik berakhir.

Pada Selasa (18/5/2021), terdapat 279.000 penumpang. Jumlah tersebut naik 191,6 persen dibandingkan hari sebelumnya, atau di akhir larangan mudik yang hanya 95.000 dari semua moda transportasi.

Menurut Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, naiknya jumlah penumpang transportasi umum akibat pada masa pengetatan yang berlaku hingga 24 Mei 2021, tak lagi dibutuhkan persyaratan perjalan bagi yang dikecualikan. Seperti surat tugas atau Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

"Meskipun ada lonjakan penumpang di masa pengetatan, penanganan penumpang di simpul-simpul transportasi tetap berjalan baik dan prtokol kesehatan tetap dijalankan sesuai ketentuan," ucap Adita dalam keterangan resminya, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Pengetatan, Dishub Pastikan Penumpang Bus AKAP Turun di Terminal

Drive Thru tes antigen secara random di kilometer 34 tol Jakarta-Cikampek, Minggu (16/5/2021) malam.HANDOUT Drive Thru tes antigen secara random di kilometer 34 tol Jakarta-Cikampek, Minggu (16/5/2021) malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adita mengingatkan, pada masa pengetatan, syarat perjalanan masih diberlakukan yang mengacu pada Addendum SE Satgas Nomor 13. Disebutkan bila pelaku perjalanan diwajibkan menunjukkan dokumen bebas Covid-19 atau hasil tes negatif yang berlaku 1x24 jam.

Sementara untuk pelaku perjalanan darat, baik umum atau kendaraan pribadi yang akan menuju Jabodetabek, akan dilakukan tes acak rapid antigen pada sejumlah titik yang telah disediakan. Salah satunya di Tol Jakarta-Cikampek KM 24, Kedung Waringin, Bekasi, dan Balonggandu Karawang.

Pada hari pertama pengetat berlangsung, di Tol Jakarta-Cikampek KM 34 sebanyak 2.494 orang telah dilakukan tes rapid antigen dengan hasil 2.487 orang dinyatakan negatif dan tujuh orang dinyatakan positif.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kementerian Perhubungan RI (@kemenhub151)

Untuk di Kedung Waringin sebanyak 1.914 orang dilakukan tes acak antigen dengan hasil 1.907 orang dinyatakan negatif dan tujuh orang positif. Sedangkan di Balonggandu sebanyak 4.247 orang dengan hasil 4.228 orang dinyatakan negatif dan 19 orang dinyatakan positif.

Baca juga: Polisi Prediksi Puncak Arus Balik ke Jakarta pada Tanggal Ini

Sementara di Lampung dan Bakauheni, ada tujuh titik pengecekan tes rapid antigen yaitu di Pos Rest Area KM 172 B, KM 82 B, KM 20 B, Pos Pelabuhan Bandar Bakau, Pos Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Pos Simpang Hatta, dan Begadang IV.

Situasi Terminal Kalideres, Jakarta Barat, pada 5 Mei 2021.Kompas.com/Sonya Teresa Situasi Terminal Kalideres, Jakarta Barat, pada 5 Mei 2021.

Dari tujuh titik tersebut, hingga hari ini sebanyak 9.295 orang dilakukan tes rapid antigen dengan hasil 9.226 orang dinyatakan negatif dan 69 orang dinyatakan positif.

"Upaya pengecekan tes rapid antigen secara acak dilakukan secara masif untuk membantu mencegah terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia paska lebaran," kata Adita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.