Polisi Prediksi Puncak Arus Balik ke Jakarta pada Tanggal Ini

Kompas.com - 19/05/2021, 08:42 WIB
Pelabuhan Merak tak layani penyebrangan orang pada arus mudik tahun 2021 KOMPAS.COM/RASYID RIDHOPelabuhan Merak tak layani penyebrangan orang pada arus mudik tahun 2021

JAKARTA, KOMPAS.com – Masa larangan mudik yang berlangsung 6-17 Mei 2021 telah berakhir. Meski begitu, jumlah pemudik yang kembali ke Jakarta belum sebanding dengan jumlah kendaraan yang keluar.

Kombes Yusri Yunus, Kabid Humas Polda Metro Jaya, memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 21-22 Mei 2021.

Pasalnya dalam dua hari ini yaitu 16-17 Mei baru ada sekitar 15.000 orang yang kembali ke Jakarta. Jumlah itu didapat dari pemudik yang diperiksa di pos penyekatan.

Baca juga: Larangan Mudik Berakhir, Ini Syarat Wajib Perjalanan Keluar Kota

Penyekatan pada saat arus mudik di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Penyekatan pada saat arus mudik di Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“Selama dua hari jumlah kendaraan yang sudah diperiksa itu sekitar 5.237 kendaraan baik sepeda motor maupun kendaraan pribadi dan juga bus atau kendaraan umum,” ujar Yusri, dikutip dari laman NTMC Polri (18/5/2021).

“Jumlah pemudik warga yang dites sekitar 15.024 orang. Memang puncaknya belum, kita perkirakan tanggal 21 atau 22 puncaknya ini,” kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yusri juga mengatakan, petugas di pos penyekatan akan terus melakukan pemeriksaan kepada pengendara yang akan masuk ke wilayah Jakarta.

Baca juga: Mitsubishi Luncurkan Pajero Final Edition, Dijual Mulai Rp 600 Jutaan

Petugas Kepolisian (kiri) memeriksa dokumen pengendara yang  melintas di check point penyekatan arus mudik di Tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021) dini hari. Petugas gabungan memberlakukan penyekatan pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H guna memutus rantai penyebaran wabah COVID-19.ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH Petugas Kepolisian (kiri) memeriksa dokumen pengendara yang melintas di check point penyekatan arus mudik di Tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/5/2021) dini hari. Petugas gabungan memberlakukan penyekatan pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H guna memutus rantai penyebaran wabah COVID-19.

Salah satunya mengecek surat bebas corona dari setiap penumpang kendaraan. Jika surat tersebut tidak ada, petugas akan melakukan pengecekan secara random kepada penumpang.

Sejauh ini kepolisian menemukan ada 84 pemudik yang positif corona. Mereka tidak hanya yang ditemukan di pos penyekatan tapi juga yang diperiksa di polsek karena lolos penyekatan namun tak punya surat bebas corona.

“Ada 84 orang yang positif dengan perincian mekanismenya memang kalau ditemukan positif akan diisolasi. Isolasi mandiri itu 46 orang. Kemudian yang kita rujuk ke Wisma Atlet itu ada 33 orang, dan tempat rujukan lain ada 5 orang,” ucap Yusri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X