Panduan Lengkap Mengatur Kaca Spion Mobil, Begini Caranya

Kompas.com - 27/04/2021, 20:01 WIB
Posisi kaca spion yang ideal agar bisa berfungsi dengan baik. www.inovasee.comPosisi kaca spion yang ideal agar bisa berfungsi dengan baik.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Dengan mengatur kaca spion secara benar, akan memastikan bahwa Anda dapat selalu melihat apa yang terjadi di belakang mobil.

Hal ini perlu dilakukan dengan seksama, terlebih buat mobil yang tidak memiliki fitur canggih seperti blind spot monitoring atau kamera mundur.

Menurut Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), ada tiga hal yang harus diperhatikan saat mengatur kaca spion.

Baca juga: Merasakan Kenyamanan Santa Fe Terbaru dari Kursi Penumpang

Kaca spion tengah jadi patokan visual belakangKOMPAS.com Kaca spion tengah jadi patokan visual belakang

“Pertama mengatur kaca spion tengah, center mirror ini punya domain area tengah. Dengan melihat center mirror, pengendara harus bisa melihat citra lurus ke area belakang,” ucap Jusri, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

“Kemudian mengatur kaca spion samping, kaca spion bagian ini berguna untuk memperlihatkan bentangan sisi mobil. Banyak pengendara sering melihat kaca spion samping, untuk mengawasi area kanan atau kiri saat berkendara,” kata dia.

Jika Anda mengatur kaca spion samping ke arah luar, maka Anda bisa melihat berbagai objek yang tak terlihat di area blind spot. Misalnya mobil atau motor yang melaju di belakang bagian sisi samping.

Baca juga: Polda Metro Mulai Periksa Kendaraan yang Keluar Ibu Kota

Blind spot monitoring, tidak sepenuhnya efektif.asphaltandrubber Blind spot monitoring, tidak sepenuhnya efektif.

Selain itu, ketika mengatur spion sisi kanan atau kiri, Anda harus lebih banyak melihat area blind spot ketimbang bodi mobil.

Misalnya saat mengatur spion kanan, Jusri mengatakan, karena spion ini memiliki domain area samping bukan area tengah, maka side mirror harus memperlihatkan lebih banyak area belakang ketimbang bodi mobil.

“Area bodi cukup disisakan sedikit sekitar 1/5 bagian, tujuannya agar mendapatkan side view lebih banyak, alhasil spion samping dapat mengurangi blind spot,” kata Jusri.

Baca juga: Larangan Mudik, Pintu Tol Karawang Barat dan Tanjungpura Dijaga Ketat

Kamera mundur dan SRS airbag untuk penumpang depan dan pengemudi cukup melengkapi sistem keamanan Toyota Hiace.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Kamera mundur dan SRS airbag untuk penumpang depan dan pengemudi cukup melengkapi sistem keamanan Toyota Hiace.

“Sedangkan spion kiri, kurang lebih sama seperti yang sebelah kanan. Namun menurut Jusri, sisakan sekitar seperempat bagian untuk area bodi dan sisanya meng-cover area belakang,” tuturnya.

Sedikit perbedaan ini terjadi lantaran spion kiri berada jauh dari posisi pengendara mobil setir kanan. Sehingga dia perlu bagian ini untuk mengawasi bagian belakang.

Selain itu, menurut Jusri, sebetulnya tidak ada perbedaan mengatur spion untuk penggunaan dalam kota ataupun luar kota.

“Ubahan pengaturan mungkin dilakukan ketika mobil hendak mundur. Saat mundur, kaca spion sebisa mungkin mengarah ke bawah atau ke objek di belakang yang paling dekat dengan mobil,” ucap dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X