Kompas.com - 27/05/2020, 15:21 WIB
Ilustrasi kecelakaan nastenkapekaIlustrasi kecelakaan
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dampak dari suatu kecelakaan terhadap mobil bermacam-macam, tergantung pada sektor atau bagian yang terlibat. Jika bicara tabrak depan, maka salah satu penyakit yang sering ditemui ialah sorot lampu utama jadi tidak presisi.

Hal ini terjadi karena banyak kemungkinan, bisa karena pengaturan ketinggian lampu yang bergeser akibar remuknya bemper, patahnya dudukan penopang lampu, hingga masalah serius pada sasis mobil.

"Baiknya memang setelah mobil mengalami tabrakan, khususnya pada bagian depan, lakukan pengecekan ke (bengkel) body repair. Jangan langsung ke tempat servis lampu mobil, karena bila sasis tidak lurus lagi akan jadi persoalan panjang nantinya," kata Rico pemilik Shine Auto Light kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Meski Diam tapi Mengangkut Muatan, Ban Truk Bisa Bunting

Headlamp dengan Bi LED jadi penerangan utama All New BMW X1Otomania/Setyo Adi Headlamp dengan Bi LED jadi penerangan utama All New BMW X1

Jika kerusakan hanya bergesernya pengaturan ketinggian lampu dan patahnya dudukan penopang lampu, pengerjaan bisa dilakukan di spesialis lampu mobil terdekat dan terpercaya.

"Beda halnya kalau sasis yang sudah terkena dampak dari tabrakan itu. Karena, kalau dibetulkan dahulu di bagian lampunya belum tentu nanti di body repair bisa disesuaikan lagi. Karena pengaturannya sudah geser semua, kerja berkali-kali jadinya," ucap Rico.

Saat servis lampu terlalu dipaksa supaya kembali presisi di sasis yang sudah tak lurus lagi, cukup berbahaya.

Pasalnya, ini dapat berpengaruh pada kestabilan mobil atau kerusakan yang menyebar ke berbagai komponen lain.

Baca juga: Fungsi Karet di Swingarm, Masih Banyak yang Belum Paham!

Headlamp aftermarket untuk AvanzaSetyo Adi/Otomania Headlamp aftermarket untuk Avanza

"Repotnya kalau sasis sudah tidak lurus lagi, maka titik cahaya pada lampu mobil tidak akan presisi. Ketika bengkel lampu mobil tidak memeriksa apakah sasis mobil bermasalah setelah tabrakan (asal membenerkan lampu mobil saja), bisa-bisa banyak bagian yang ikut patah. Sebab terjadi tarik-menarik yang dipaksa pada bagian lampu dengan sasis," ujar Huda Pahlevi, pemilik bengkel modifikasi rumahan He.Auto.

"Jadi baiknya langsung larikan ke body repair, dilihat bagian mana yang bermasalah. Jika hanya ringan saja (dudukan penopang lampu patah atau hanya lampu bergeser), bisa dilarikan ke spesialis lampu. Kalau sudah sasis, jangan sembarangan," lanjut dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.