Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/12/2022, 18:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Karoseri Tentrem belum lama ini memperkenalkan bus listrik dengan nama Velocity W5 E-Inobus pada ajang Busworld SEA 2022 di Jakarta.

Bus tersebut memakai model low entry yang cocok untuk perkotaan atau BRT. Selain itu, Karoseri Tentrem juga bekerja sama dengan INKA sebagai pembuat sasisnya.

Setelah Busworld, kabarnya Velocity W5E-Inobus akan digunakan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Namun bus tersebut harus dikejar izin jalannya agar bisa digunakan.

Baca juga: Bodi Bus Unik dari New Armada Bernama Superbus, Kental Gaya Eropa

Bus listrik Velocity W5 E-Inobus buatan Karoseri Tentrem dan PT INKAKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Bus listrik Velocity W5 E-Inobus buatan Karoseri Tentrem dan PT INKA

Sebulan setelah KTT G20, bus listrik buatan Tentrem ini belum terdengar lagi kabarnya. Lalu bagaimana perkembangannya saat ini?

Yohan Wahyudi, Director Karoseri Tentrem mengatakan, perkembangan bus listrik Velocity W5 E-Inobus masih berlanjut. Bahkan setelah KTT G20, bus tersebut belum kembali ke Malang, markas Tentrem.

"Sekarang lagi di-show dan dites oleh TMII, belum pulang ke Malang," ucap Yohan kepada Kompas.com, Kamis (15/12/2022).

Baca juga: Masih Banyak yang Salah, Mekanisme Sebelum Menyalakan Mesin Mobil


Bicara soal bus listrik Tentrem, Velocity W5 E-Inobus jadi bus listrik besar hasil kerja sama dengan PT INKA. Dibekali dengan baterai 350 kWh, bus ini diklaim bisa menempuh jarak 250 Km.

Karoseri Tentrem dengan INKA belum menghitung berapa besar TKDN. Namun INKA pasang target 60 persen TKDN pada bus listrik buatannya.

"Bodi belum 100 persen TKDN, kita ada beberapa komponen impor. Cat belum bisa (lokal), pintu belum bisa, kulit (bodi luar) juga belum bisa," ucap Yohan beberapa waktu lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.