Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/10/2022, 16:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Merawat cat mobil sepintas menjadi hal yang sepele. Padahal, jika tidak dirawat dengan baik dan secara rutin dalam jangka waktu yang lama, cat mobil juga bisa rusak sehingga terlihat kusam dan tidak terawat.

Sebenarnya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh pemilik kendaraan untuk menjaga kondisi cat mobil. Dijelaskan oleh Instruktur Pengecata Daihatsu Technical Training Center Supardi, ada empat cara mudah untuk merawat cat mobil.

Supardi mengatakan bahwa mobil harus diparkirkan di garasi. Garasi juga tidak sembarangan, tapi ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi untuk menjaga eksterior mobil.

Baca juga: Mengenal Ragam Komponen Pada Cat Mobil

"Syarat garasi itu harus tertutup dan cukup. Pengertian cukup itu, kalau mobil dibuka dua pintu kanan-kiri itu tidak mentok," ucap Supardi saat workshop jurnalis Basic Painting di Daihatsu Technical Training Center, Jakarta, belum lama ini.

Ukuran garasi yang tidak cukup atau tidak sesuai dengan ukuran mobil membautnya berpotensi terkena baret atau terbentur dengan tembok dan objek lainnya, yang dapat merusak eksterior dan juga kondisi cat mobil di area tersebut.

Garasi juga harus tertutup agar mobil terhindar dari gangguan di luar, seperti hujan dan lain sebagainya. Namun jika memang belum memiliki garasi, Supardi mengatakan bahwa sebaiknya pemilik mobil menyiapkan cover yang baik utnuk untuk mobilnya.

Cat mobil mengelupas karena karat dari dalamKompas.com/Erwin Setiawan Cat mobil mengelupas karena karat dari dalam

"Belilah cover yang bagus, kuat, dan halus. Artinya tidak luntur. Karena kalau luntur, kemudian diparkir di jalan, (misalnya) selama sembilan hari, itu panas. Nah, cat mobil itu panas. Luntur itu juga (karena) panas, jadi ngeflek. Pigmen itu akan menempel di cat mobil," ucap Supardi.

Seringkali pemilik mobil juga mengeluhkan kerusakan tersebut, padahal ini terjadi bukan karena kualitas cat mobil yang jelek, namun terjadinya reaksi kimia akibat cat mobil terpapar oleh berbagai objek seperti hujan atau sinar matahari yang terik.

Baca juga: Jalan Tol Pertama yang Punya Terowongan Terpanjang di Indonesia

Supardi memaparkan pentingnya mencuci mobil secara rutin minimal seminggu sekali. Usahakan juga untuk membawa mobil ke ahlinya atau tempat cuci mobil, sehingga bisa dibersihkan secara maksimal.

Jika ingin membersihkan sendiri, Supardi mengatakan bahwa sabun yang digunakan sebaiknya sabun yang memang khusus digunakan untuk mencuci mobil, serta pilihlah sabun yang tidak mengandung soda api.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.