Kompas.com - 27/10/2022, 11:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses pengecatan atau pewarnaan mobil di dunia otomotif terus mengalami perubahan, seiring dengan perkembangan zaman. Jika awalnya proses pengaplikasian cat mobil dilakukan oleh tenaga manusia, saat ini sudah turut dibantu robot.

Pengecatan mobil sendiri merupakan bagian dari keunikan mobil; untuk menambah estetika kendaraan dan juga melindungi material atau bahan dasar eksterior mobil agar tidak rusak atau mengalami karat.

Baca juga: Tren Cat Mobil di Dunia Otomotif, Warna Akromatik Masih Jadi Favorit

Instruktur Pengacatan Daihatsu Technical Training Center Supardi menjelaskan, saat ini ada berbagai pilihan warna cat mobil. Cat mobil ini membuat tampilan kendaraan lebih indah, sehingga memiliki nilai yang tinggi.

Pengaplikasian warna kendaraan merupakan satu hal yang sudah lama dilakukan sejak mobil ditemukan. Jika dilihat dari tahun pertama kalinya mobil diciptakan, maka pengaplikasian cat mobil sudah ada sejak tahun 1880an.

"Sekarang untuk kita ketahui, terkait perkembangan otomotif dan juga cat, bahwa tahun 1880an, itu telah ditemukan discovery terkait mobil. Saat itu, bahan bakunya yaitu dari kayu. Cat pun, metode pengaplikasiannya menggunakan tangan dengan kuas," ucap Supardi saat acara workshop Basic Painting PT Astra Daihatsu Motor, Jakarta, Selasa (25/10/2022).

Ilustrasi pengecatan mobil di pabrik. Instruktur tengah memberi contoh proses pengecatan mobil pada acara workshop Basic Painting yang diadakan oleh PT Astra Daihatsu Motor.KOMPAS.com/Serafina Ophelia Ilustrasi pengecatan mobil di pabrik. Instruktur tengah memberi contoh proses pengecatan mobil pada acara workshop Basic Painting yang diadakan oleh PT Astra Daihatsu Motor.

Jika bicara terkait mobil-mobil keluaran Daihatsu, lanjut Supardi, tahun 1960an mobil sudah mulai diproduksi. Saat itu, metode pengaplikasian cat mobilnya sudah menggunakan spray gun.

"Saat itu, metode pengaplikasiannya sudah menggunakan spray gun. Tapi tetap manual. Seiring perkembangan zaman, otomatis teknologi bertambah baik," ucap Supardi.

Baca juga: Jalan Tol Pertama yang Punya Terowongan Terpanjang di Indonesia

Pada tahun 1980an, pengaplikasian cat mobil sudah dilakukan dengan teknologi semi-robotic.

"Yaitu perpaduan atau kombinasi antara tangan atau manusia dengan mesin. Otomatis dibanding sebelum-sebelumnya, akan lebih maksimal hasilnya. Baik kerataan, kualitas, maupun tampilan," ucap dia.

Sedangkan pada era tahun 2000 hingga 2010, sampai dengan saat ini, Supardi mengatakan bahwa pabrikan kebanyakkan sudah menggunakan full robotic. Berbeda dengan semi-robotic, dengan teknologi full robotic maka pengaplikasian dilakukan seluruhnya oleh tenaga robot.

"Itu adalah perkembangan metode aplikasi (cat mobil) untuk mobil Daihatsu, dan secara umum pengecatan (mobil) di dunia," ucap Supardi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.