Bahaya, Jangan Mengendarai Motor Pakai Satu Tangan

Kompas.com - 29/06/2022, 17:12 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Mengendarai sepeda motor tidak hanya sekedar mahir saja, dibutuhkan juga cara berkendara yang benar agar aman selama di perjalanan.

Namun banyak pengendara motor yang punya kebiasaan mengendarai motor hanya dengan satu tangan. Faktanya, berkendara hanya mengandalkan satu tangan sangat berbahaya.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, pengendara motor harus tahu kalau berkendara itu bukan sekadar bisa.

Baca juga: Motor Pertama Suzuki, Punya Wujud Mirip Sepeda Onthel

Mengendarai motor harus paham dan mampu. Ketika motor berjalan, maka kedua tangan harus standby di grip setang agar keseimbangannya terjaga,” ucap Sony kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Kendati alasannya ingin melemaskan tangan yang pegal memegang grip setang, tetap tidak disarankan dengan melepas satu tangan.

“Kalau pegal karena pengendara letih, segera berhenti untuk istirahat. Kalau untuk sekedar gaya, bukan pada tempatnya,” kata Sony.


Sony mengingatkan bahaya dari berkendara dengan satu tangan yaitu saat darurat, motor mudah kehilangan keseimbangan.

Kemudian motor bergerak tidak stabil dan refleks pengendara jadi kurang siap. Motor bisa jatuh karena tidak sigap sehingga menimbulkan bahaya saat berkendara.

Riding naik motorFoto: Yamaha Riding naik motor

 Baca juga: Pasokan Mobil Baru Tersendat, Kendaraan Bekas Makin Diminati

Tidak hanya karena pegal memegang grip setang, banyak pengendara motor yang menggunakan ponsel ketika berkendara.

Alhasil satu langan sibuk berkutat dengan ponsel bukan memegang grip setang motor. Padahal kebiasaan ini akan memecah konsentrasi pengendara.

“Belum lagi jika sambil memainkan telepon genggam, ini yang sering dilakukan dan lebih tinggi lagi risikonya untuk kecelakaan,” kata Sony.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.