Kata Gaikindo Soal Kajian Mobil 2.000 cc ke Atas yang Dibatasi Beli Pertalite

Kompas.com - 29/06/2022, 11:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertamina bakal melakukan uji coba pembelian Pertalite melalui sistem pendaftaran pada 1 Juli 2022 di 5 provinsi. Langkah ini diambil agar BBM subsidi bisa tepat sasaran.

Sayangnya, meski sudah ada kajian soal mobil 2.000 cc ke atas yang dianggap sebagai kategori mobil mewah dan akan dibatasi membeli Pertalite, tapi hal tersebut belum juga putus sampai saat ini.

Menanggapi kajian tersebut, Sekertaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Kukuh Kumara mengatakan, bila mengacu pada regulasi Euro 4, harusnya semua mobil sudah tak lagi menggunakan bensin dengan RON 90.

Baca juga: Mulai 1 Juli, Beli Pertalite dan Solar Wajib Daftar Dulu


"Saya tidak mau masuk dari ranah itu (kapasitas mesin), saya kembalikan kepada spesifikasi kendaraan saja, kita sudah masuk Euro 4, artinya ada spesifikasi persyaratannya, konsumen harus tahu," ucap Kukuh kepada Kompas.com, beberapa hari lalu.

"Kami patuh pada ketentuan pemerintah saja, kendaraan buatan 2018 harus sudah standar Euro 4, artinya sudah harus menggunakan RON di atas 91," katanya.

Bila melihat dari rekomendasi pabrikan, mobil murah alias low cost green car (LCGC) saja harusnya sudah menenggak RON 92 atau sekelas Pertamax.

Baca juga: Mobil Zaman Sekarang Masih Minum Pertalite, Ini Dampaknya

Pengkajian kategori mobil mewah dari sisi kapasitas mesin juga mendatangkan tanda tanya, pasalnya banyak mobil di segmen menengah ke atas yang kini justru tak lagi menggunakan kubikasi besar.

Cara mencari SPBU Pertamina terdekat lewat HP dengan mudah dan praktisMy Pertamina Cara mencari SPBU Pertamina terdekat lewat HP dengan mudah dan praktis

Rata-rata beralih menggunakan mesin lebih kecil, seperti 1.000 cc atau 1.500 cc, namun dilengkapi turbo, sehingga sektor tenaganya tak kalah saing dengan mesin di atas 2.000 cc.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.