Kompas.com - 03/06/2022, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PO Borlindo akhirnya merilis bus tingkatnya dari Karoseri Tentrem, yakni Avante D2. Padahal kabar dibuatnya unit bus tingkat ini sudah sejak lama, saat awal pandemi atau 2020.

Namun ketika masa pandemi melanda, memang menjadi momen yang sulit bagi para operator bus. Sehingga unit yang ada di karoseri biasanya ditahan atau ditunda sampai situasi membaik.

Membahas bus barunya PO Borlindo, Avante D2 miliknya menjadi unit kedua yang digunakan secara reguler. Unit pertama Avante D2 yang dipakai melayani trayek AKAP adalah milik PO Harapan Jaya.

Baca juga: Mencoba Jadi Penumpang Bus Baru New Armada, Skylander R22

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Hisyam N (@hisyam_2542)

 

Secara tampilan, Avante D2 memiliki desain bergaya eropa, apalagi model depannya yang memakai kaca berbentuk cembung. Hal ini yang membuat pandangan penumpang ke luar jadi lega.

Namun, unit milik Borlindo ini punya sentuhan yang berbeda dibanding Avante D2 milik PO Harapan Jaya. Salah satu perbedaannya bisa dilihat dari adanya kaca di bawah kaca lantai satu.

Nugroho Eko Saputro, Marketing Tentrem mengatakan, unit PO Borlindo yang kali ini rilis punya tiga kelas penumpang di kabinnya. Pertama ada priority dengan bangku selonjor di dek bawah, super executive dan executive yang ada di atas.

Baca juga: Video Viral Bus Mogok karena Harus Matikan Mesin di SPBU

"Untuk deck bawah full priority ada 11 kabin sleeper. Lalu deck atas dua deret terdepan Super Executive 2-1, dan belakangnya ada 28 seat Executive yang disusun 2-2 dengan legrest," ucap Nugroho kepada Kompas.com, Kamis (2/6/2022).

Priority sendiri adalah sebutan kelas bus dengan bangku yang bisa selonjor. Nah, kembali membahas kaca tambahan, itu dibuat untuk penumpang yang duduk di bangku priority yang posisinya di bawah, jadi tetap bisa melihat ke luar.

"Untuk spesifikasi interior dan multimedia, standar bus Makassar pada umumnya. Seperti tidak ada toilet dan smoking area," ucapnya.

Nugroho menjelaskan, spek bus dari operator yang ada di Makassar biasanya meminta tidak ada toilet dan smoking area. Alasannya adalah mengenai kesulitan perawatan ketika nanti dioperasikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.