Ini Penyebab Bisa Muncul Terminal Bayangan

Kompas.com - 28/01/2022, 13:12 WIB
Sejumlah penumpang hendak menaiki bus di depan Terminal Bayangan Cimanggis, Tangerang Selatan, Senin (3/5/2021). mudik singkatan apa, arti mudik, mudik adalah, arti mudik, mudik artinya. KOMPAS.com/Tria SutrisnaSejumlah penumpang hendak menaiki bus di depan Terminal Bayangan Cimanggis, Tangerang Selatan, Senin (3/5/2021). mudik singkatan apa, arti mudik, mudik adalah, arti mudik, mudik artinya.

SOLO, KOMPAS.com - Eksistensi terminal bayangan kerap menyulitkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam melakukan pendataan lalu lintas bus di Indonesia.

Dengan adanya terminal bayangan, berbagai perusahaan otobus (PO) melakukan aktivitas menaikturunkan penumpang di lokasi tersebut dan tidak memanfaatkan terminal utama yang sudah ada.

Akibatnya, monitoring dan pendataan bus yang keluar masuk di suatu daerah menjadi tidak optimal. Lalu lintas dan administrasi angkutan penumpang massal ini pun juga jadi tidak teratur karena ketiadaan pengawasan dari pihak yang berwenang.

Baca juga: Viral, Unggahan tentang Razia STNK hingga Sita Kendaraan

"Terminal bayangan muncul karena sejumlah faktor dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, seperti faktor kedekatan dengan pemukiman," ucap Kasubbag Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Pitra Setiawan kepada Kompas.com, Kamis (27/1/2022).

Operasi gabungan Dishub Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang menertibkan bus yang masih nekat beroperasi di Terminal Terboyo, Kamis (22/7/2021)Dishub Kota Semarang Operasi gabungan Dishub Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang menertibkan bus yang masih nekat beroperasi di Terminal Terboyo, Kamis (22/7/2021)

"Namun perlu diingat tidak semua faktor tersebut bisa terpenuhi. Contohnya terminal bayangan Terboyo di Semarang yang rawan banjir. Ini berarti faktor kebutuhan berupa kenyamanan tidak ada," kata ia melanjutkan.

Pitra menjelaskan, faktor kedekatan lokasi dengan masyarakat memang berperan penting dalam kemunculan terminal bayangan. Terlebih di sejumlah daerah, lokasi terminal utama seperti terminal tipe A dianggap jauh dari pemukiman.

Baca juga: Rumor Honda Vario 160 Siap Meluncur Bulan Depan

Ia mengatakan, pada dasarnya Kementerian Perhubungan berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang transportasi.

Oleh sebab itu, apabila ada terminal bayangan yang dinilai bisa memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa menghilangkan sejumlah faktor penting lainnya, maka terminal bayangan tersebut bisa dilegalkan. Namun dengan catatan operasionalnya tetap diawasi secara ketat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.