Pengendara Motor di Indonesia Kebiasaan Tidak Pakai Helm

Kompas.com - 01/01/2022, 16:22 WIB
Ilustrasi kecelakaan motor gas2.orgIlustrasi kecelakaan motor

JAKARTA, KOMPAS.comPengendara motor di Indonesia bisa dibilang punya satu kebiasaan buruk, yakni tidak memakai helm saat berkendara. Helm kerap dijadikan alat agar tidak ditilang saja, bukan karena keselamatan.

Padahal kejadian kecelakaan yang melibatkan pengendara tanpa helm bisa berujung cedera berat atau bahkan kematian. Bukti kecelakaan pun sering terlihat di media sosial, tapi masih saja banyak pengendara yang tidak sadar akan pentingnya helm.

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan dirinya juga tidak paham dengan kelakuan pengendara di Indonesia. Menurutnya pola pikir orang Indonesia susah ditebak.

Baca juga: Ini Bahaya Ganti Gigi Mobil di Tanjakan dan Turunan

Seorang pengendara motor yang didapati tak menggunakan helm saat berkendara di Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangsel, Selasa (16/11/2021).KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL Seorang pengendara motor yang didapati tak menggunakan helm saat berkendara di Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, Tangsel, Selasa (16/11/2021).

“Kadang habis lihat kejadian kecelakaan, dia langsung hati-hati, namun beberapa hari kemudian udah biasa lagi, ngebut-ngebut,” ucapnya kepada Kompas.com, Sabtu (1/1/2022).

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana menambahkan, edukasi keselamatan untuk pengendara motor di Indonesia masih kurang. Selama ini para pengendara tumbuh dan berkembang berdasarkan pengalaman.

“Artinya, kalau belum mengalami kecelakaan, mereka belum berhenti berekspesi yang ekstrem, salah satunya berkendara tanpa helm,” kata Sony kepada Kompas.com di kesempatan terpisah.

Baca juga: Motor Pakai Knalpot Racing Ditilang, Tangki Bensin Dikuras Polisi

Kemudian didukung juga oleh kebiasaan dari banyak remaja yang meremehkan hal keselamatan ketika berkendara. Banyak yang menganggap berkendara itu mudah dan minim kecelakaan, modal keterampilan saja sudah dianggap mumpuni.

“Peran orang tua sangat besar dalam memberikan pendidikan keselamatan. Salah satunya adalah kebiasaan orang tua yang jelek dan diikuti,” ucap Sony.

Menurutnya, kebiasaan berkeselamatan di jalan harus mulai dilakukan dari tingkat keluarga. Jangan sampai kebiasaan buruk tersebut membudaya dan malah terjadi kecelakaan di jalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.