Apa Benar Oli Mesin Mobil Bisa Basi?

Kompas.com - 11/10/2021, 16:12 WIB
Ilustrasi ganti oli mobil di CARFix. carfixIlustrasi ganti oli mobil di CARFix.

JAKARTA, KOMPAS.com - Oli atau pelumas mesin merupakan salah satu komponen penting untuk melindungi mesin dari gesekan dan meminimalisir overheat pada mesin mobil.

Pemilihan oli yang benar dan sesuai spesifikasi yang dianjurkan akan membuat daya tahan dan kinerja mesin mobil menjadi optimal. Dengan demikian, pemilik kendaraan akan lebih merasa nyaman saat mengemudikannya.

Baca juga: Berapa Jarak yang Bisa Ditempuh Saat Indikator BBM E?

Namun, benarkah oli mesin mobil memeiliki masa penggunaan atau masa kadaluwarsa jika sudah lama tidak digunakan?

Menanggapi hal ini, Head of After Sales & CS Operation Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Boediarto menjelaskan, pelumas jantung pacu tidak akan pernah basi maupun kedaluwarsa, meski kendaraan tidak digunakan dalam waktu yang lama.

Tetapi jika mesin mobil tidak dinyalakan dalam waktuyang lama, akan terjadi penumpukan atau pengendapan di bak oli. Hal ini akan menyebabkan terganggunya operasional mesin ketika akan dikendarai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi mengganti oli mesin pada mobil LCGCSHUTTERSTOCK Ilustrasi mengganti oli mesin pada mobil LCGC

"Tidak basi, oli mesin punya lifetime hanya kalau dipakai, karena dia akan kontaminasi dengan karbon pembakaran. Tapi kalau basi karena mobil tidak dipakai, itu tidak ada," ujar Boediarto kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Hal serupa juga dikatakan oleh , Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Riecky Patrayudha. Riecky mengatakan bahwa oli mesin bisa saja rusak bila mobil benar-benar tak digunakan atau bahkan dipanaskan dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga: Catat, Ini 8 Lokasi Pemeriksaan Ganjil Genap di Puncak Bogor

Riecky juga menjelaskan bahwa hal tersebut juga sudah dibuktikan melalui riset yang dilakukannya beberapa waktu lalu.

"Kami pernah studi, mobil yang baru diservis diganti oli baru dan kami diamkan hingga dua sampai empat bulan,” katanya.

Dari riset yang telah dilakukan, oli yang didiamkan tersebut sudah berubah menjadi hitam pekat. Artinya ada proses yang membuat oli baru sekalipun tak lagi bagus meski mobil didiamkan saja.

Ilustrasi mengecek kondisi oli mesin mobil (Shutterstock/r.classen) Ilustrasi mengecek kondisi oli mesin mobil

Menurutnya, kerusakan atau menurunnya kualitas oli merupakan hal yang sangat wajar. Terlebih di dalam jantung pacu juga terdapat serpihan atau residu dari logam dan lainnya.

Baca juga: Benarkah Mengecas Ponsel di Mobil Bikin Aki Cepat Soak?

Ditambah oli baru yang terkontaminasi dengan sisa-sisa pelumas lama yang mengendap di dapur pacu.

"Kalau masalah oli basi itu saya kurang paham, namun yang jelas kerusakan oli itu bisa saja terjadi pada mobil yang lama tak dipakai. Apalagi mobil tak pernah dipanaskan bisa saja terjadi kondensasi di dalam mesin," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.