Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/09/2021, 12:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ban pada sepeda motor yang tidak dirawat atau dijaga kondisinya bisa mengalami beberapa masalah. Salah satunya adalah ban benjol yang sering disebut juga dengan ban bunting.

Ketika ban dalam kondisi ini, tentu berkendara menjadi kurang nyaman. Selain tidak nyaman, saat berkendara juga jadi kurang stabil apabila yang benjol tepat di bagian tapaknya.

Baca juga: Perhatikan 3 Hal Ini Jika Ganti Ban Motor Profil Lebar

Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen IRC Tire, mengatakan, benjolan pada ban dapat terjadi karena ada udara yang terperangkap di antara lapisan-lapisan pada bagian dalam ban.

Ban motor yang benjolDok. Otomotifnet.com Ban motor yang benjol

"Ban benjol terjadi karena adanya gelembung udara pada lapisan ban. Gelembung tersebut terjadi karena udara masuk dan terjebak di antara lapisan kompon ban," kata Dodiyanto kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Dodiyanto menambahkan, biasanya ban benjol terjadi karena tiga perkara. Pertama, karena memaksakan ban meski dalam kondisi kempis. Kedua, lantaran ban sering kurang angin. Lalu, yang ketiga, karena banyak bekas tambal ban.

Baca juga: Pahami Risiko Pakai Ban Motor Terlalu Lebar

"Kalau ban kempis dan kurang angin dipaksa jalan membuat ban stress karena menanggung beban berat, lapisan ban juga jadi bergesekan, dan di situ udara masuk. Bekas tambal ban juga demikian, karena bukan cuma bannya bolong, tapi di situ ada udara masuk," kata Dodiyanto.

Dodiyanto mengatakan, ban yang sudah terlanjur benjol tidak aka bisa kembali normal. Kondisi ini menjadi dilematis bagi pemilik motor. Sebab, jika diberi tekanan udara, ban akan menjadi benjol. Jika tekanan udara dikurangi, berkendara juga menjadi kurang nyaman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.