Saat Berganti ke Kendaraan Listrik Penting untuk Ubah Pola Pikir

Kompas.com - 02/09/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi SPKLU Pertamina di sebuah SPBU di Lenteng Agung. Dok. PertaminaIlustrasi SPKLU Pertamina di sebuah SPBU di Lenteng Agung.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perlahan tapi pasti, Indonesia sudah mulai beralih ke kendaraan listrik. Namun, tidak semudah itu untuk melakukan peralihan tersebut.

Percepatan program kendaraan listrik berbasis baterai sudah dimulai sejak 2019. Namun, hingga sekarang, tren kendaraan listrik belum begitu populer di masyarakat.

Baca juga: 76 SPBU Hijau Pertamina Beroperasi, Siap Layani Kendaraan Listrik

Hendro Sutono, pegiat motor listrik dan juru bicara Komunitas Sepeda dan Motor Listrik (Kosmik), mengatakan, sesungguhnya transisi dari kendaraan konvensional atau internal combustion engine (ICE) bukan hanya masalah mengganti kendaraan. Tetapi, harus mengganti seluruh mindset atau pola pikir, karena antara ICE dan electric vehicle (EV) sangat jauh berbeda.

Peluncuran SPKLU EVCuzzKOMPAS.com/STANLY RAVEL Peluncuran SPKLU EVCuzz

"Misalnya, dalam proses pengisian energi, pada ICE kita terbiasa menunggu hingga tangki kosong sebelum kita mengisinya kembali. Karena memang untuk mendapatkan bensin, kita perlu pergi ke tempat khusus (SPBU)," ujar Hendro, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hendro mengatakan, sementara pada EV justru kita bisa mengisi kapan saja ketika kendaraan itu sedang tidak dipergunakan (idle). Sebab, listrik tersedia di mana-mana.

Baca juga: Kementerian ESDM Ungkap Tantangan Kendaraan Listrik di Tanah Air

"Untuk sepeda motor tidak diperlukan jaringan khusus, charger cukup dicolok ke jaringan PLN 220V. Sementara untuk mobil, dari hasil penelitian, 95 persen pengguna mobil EV di Eropa dan Amerika melakukan charging di rumah," kata Hendro.

Menurut Hendro, bagi yang sudah menggunakan EV, maka akan terbiasa dengan pola charging yang benar. Sehingga, tidak pernah akan kehabisan listrik dalam perjalanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.