Sering Telat Ganti Oli Mesin Mobil Bisa Berdampak Buruk

Kompas.com - 27/08/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi penggantian oli atau pelumas mesin mobil. Agung KurniawanIlustrasi penggantian oli atau pelumas mesin mobil.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penggantian oli mesin pada mobil sebaiknya dilakukan rutin sesuai dengan jarak tempuh kendaraan atau masa pemakaian. Penggantian oli mesin bertujuan untuk menjaga setiap komponen yang ada di dalam mesin tetap terjaga, dan bisa bekerja secara optimal.

Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso Suparman mengatakan, oli memiliki masa pakai yang bukan hanya tergantung pada jarak tempuh kendaraan saja, tetapi juga pada waktu pemakaian.

Baca juga: Lampu Lalu Lintas Menyala Hijau, Jangan Main Tancap Gas

“Meski kendaraan jarang digunakan dan angka kilometer belum menunjukan ketentuan untuk mengganti, tapi bila waktunya sudah harus ganti ya tetap diganti,” ujarnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Suparman menambahkan, meski mobil jarang dikendarai tapi masa waktu pemakaian komponen sudah habis, harus segera dilakukan pergantian.

Ilustrasi ganti oliDeltalube Ilustrasi ganti oli

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dari segi ketentuan, penggantian pelumas mesin sebenarnya sudah memiliki aturan. Bila mengambil batasan dari jarak tempuh sebaiknya dilakukan setiap 10.000 km, sementara untuk kisaran waktu paling telat dilakukan setiap enam bulan sekali,” katanya.

Baca juga: Tantang Rocky dan Raize, Renault Kiger Mengaspal Jumat Ini

Sementara itu, Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Riecky Patrayudha mengatakan, oli mesin akan rusak bila mobil benar-benar tak digunakan atau bahkan dipanaskan dalam jangka waktu yang lama.

Hal tersebut juga sudah dibuktikan melalui riset yang dilakukannya beberapa waktu lalu.

"Kami pernah studi, mobil yang baru diservis diganti oli baru dan kami diamkan hingga dua sampai empat bulan,” kata Riecky.

Hasilnya, Riecky melanjutkan, pelumas tersebut ternyata sudah berubah hitam pekat. Artinya ada proses yang membuat oli baru sekalipun tak lagi bagus meski mobil didiamkan saja.

Ilustrasi mesin overheatSHUTTERSTOCK Ilustrasi mesin overheat

Jika terlambat melakukan penggantian oli, maka akan timbul beberapa dampak yang merugikan bagi pemilik mobil. Berikut beberapa dampak jika terlambat melakukan ganti oli mobil.

Baca juga: Punya Gaji Rp 10 Juta Per Bulan Baru Bisa Kredit Avanza

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.