Jelang Akhir Tahun, Harga Mobil Bekas Mulai Naik

Kompas.com - 30/11/2020, 16:21 WIB
Mobil bekas di WTC Mangga Dua KOMPAS.com/Aprida Mega NandaMobil bekas di WTC Mangga Dua
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang akhir tahun peminat mobil bekas terus mengalami peningkatan.

Banyaknya masyarakat yang akan menghabiskan waktu libur akhir tahun dengan mudik atau pun berekreasi menjadi salah satu penyebabnya.

Kenaikan penjualan mobil bekas ini pun turut membuat harganya juga mengalami kenaikan berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan, peningkatan penjualan mobil seken sudah dirasakan sejak November ini.

Baca juga: Ditilang, SIM Juga Bisa Dicabut Ini Aturannya

“Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, bulan ini sudah dirasakan kenaikan penjualan mobil. Untuk bulan ini ada lebih kurang 2.000 unit yang terjual,” kata Herjanto kepada Kompas.com, Minggu (29/11/2020).

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

Herjanto menambahkan, peningkatan penjualan mobil setengah pakai ini akan terus mengalami kenaikan hingga akhir tahun mendatang.

Dengan adanya peningkatan ini, otomatis membuat harga jual mobil bekas juga mengalami kenaikan di pasaran.

“Karena banyaknya peminat mobil bekas, sementara stok juga mulai terbatas harga tentunya ikut naik. Kenaikannya antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta dibandingkan sebelumnya,” ucapnya.

Baca juga: Pelajar Bawa Motor ke Sekolah Tanpa SIM, Ini Sanksinya

Untuk momen akhir tahun ini, Herjanto mengatakan, konsumen lebih cenderung memilih mobil bekas tipe Multi Purpose Vehicle (MPV).

Hal ini karena tipe mobil tersebut paling sesuai digunakan di momen libur akhir tahun ini.

“Yang paling dicari jelas yang seven seater, kabin luas, harga murah dan pilihannya tentunya MPV lah, kalau city car tidak begitu,” ujarnya.

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

Hal yang sama juga dikatakan, Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer. Fischer mengatakan, peningkatan penjualan mobil seken sudah mulai dirasakan para pedagang.

“Peningkatan ini sejak adanya kepastian batalnya pajak nol persen oleh pemerintah. Jadi konsumen yang sebelumnya memilih menunggu akhirnya membeli mobil sekarang,” katanya.

Baca juga: Catat, Ini Syarat dan Biaya Mengurus SIM yang Hilang

Fischer juga memperkirakan, di akhir tahun penjualan mobil bekas akan meningkat dibandingkan bulan-bulan biasanya.

“Kalau di tahun-tahun sebelumnya peningkatan penjualan mobil bekas di akhir tahun itu antara 15 persen hingga 20 persen, tapi untuk tahun ini kan berbeda. Saya tidak berharap seperti tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X