Digeser oleh Tim Balap Mandalika, Tim Malaysia Kecewa Disebut Bangkrut

Kompas.com - 30/11/2020, 15:21 WIB
Mandalika Racing Team bekerja sama dengan SAG Racing Team Tangkapan layar Instagram @mandalikaracingteamMandalika Racing Team bekerja sama dengan SAG Racing Team

JAKARTA, KOMPAS.com - Pimpinan tim ONEXOX TKKR Bobie Farid menyampaikan kekecewaannya saat memberikan pernyataan resmi akan mundur dari Moto2 di musim 2021. Dia mengaku kecewa dengan pernyataan yang dibuat oleh Mandalika Racing Team Indonesia ( MRTI).

Bobie Farid merupakan CEO ONEXOX, perusahaan telekomunikasi di Malaysia. Sementara TKKR Motorsports, merupakan penyedia komponen aftermarket pendongkrak performa motor.

Baca juga: Mandalika Racing Team Kolaborasi dengan SAG Racing Team

Sebelumnya, MRTI menyebutkan akan mengakuisisi atau berkolaborasi dengan tim balap di Moto2 yang sedang mengalami masalah keuangan akibat pandemi Covid-19. Salah satu tim tersebut ternyata adalah SAG, yang musim ini disponsori ONEXOX TKKR, mengalami masalah finansial.

Mandalika Racing Team IndonesiaFoto: Instagram Mandalika Racing Team Indonesia Mandalika Racing Team Indonesia

Bobie mengatakan bahwa pihaknya memang mengalami masalah keuangan, tapi bukan bangkrut seperti yang disebutkan Mandalika.

"Dibilang bangkrut itu merupakan tuduhan yang sangat mengecilkan hati saya," ujar Bobie, saat siaran langsung di media sosial ONEXOX TKKR di Facebook, Senin (30/11/2020).

"Dia (MRTI) menjatuhkan reputasi kami sebagai tim, sampai keluar ucapan tim bangkrut, tim tak ada uang, dan sebagainya. Untuk pengetahuan bagi semuanya, jumlah yang disetujui oleh SAG 1,2 juta euro," kata Bobie.

Baca juga: Alasan Mandalika Racing Team Indonesia Pilih Fokus di Moto2

Bobie menambahkan, dengan Covid-19 melanda, hasil yang didapatnya tidak sesuai seperti yang direncanakan.

Jadi, kami akan melakukan pengulangan dari jumlah yang dipersetujui sesuai dengan seri yang sudah berjalan musim ini. Kita telah penuhi apa yang sudah kita lakukan tahun ini. Mungkin ada sedikit biaya lagi yang belum dibayarkan, tapi jumlahnya tidak banyak," ujar Bobie.

Livery Mandalika Racing TeamMandalika Racing Team Livery Mandalika Racing Team

Menurut Bobie, dengan adanya pandemi, sebaiknya dana yang ada tidak ditujukan untuk bersaing di Moto2. Pihaknya juga akan membuat perencanaan agar siap untuk kembali balapan di kejuaraan dunia tersebut.

"Untuk tahun depan, kita membutuhkan dana yang lebih besar. Dengan masalah covid yang melanda, semua usaha untuk mendapatkan sponsor juga sulit. Negara juga sedang berusaha untuk menolong rakyat kita, membantu masalah keuangan yang disebabkan oleh Covid. Jadi, sebaiknya kita tidak mengalokasikan dana untuk hal lain," kata Bobie.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X