Kompas.com - 13/09/2020, 11:53 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat yang akan diterapkan di DKI Jakarta, tidak serta merta melarang masyarakat beraktivitas.

Warga tetap diperbolehkan untuk melakukan kegiatan meski ada pembatasan dan diawasi oleh petugas untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Menjaga protokol kesehatan menjadi aturan yang wajib ditaati oleh setiap warga termasuk yang utama adalah menggunakan masker.

Masker sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang saat beraktivitas di tengah pandemi Covid-19, termasuk saat berkendara.

Baca juga: STNK Hilang Tapi Motor Masih Kredit, Begini Cara Mengurusnya

Untuk menjaga efektivitas pencegahan penyebaran virus Corona, penggunaan masker selama mengendarai kendaraan juga tidak boleh sembarangan.

Pengguna kendaraan bermotor menggunakan masker saat melintasi rel kereta di Jalan Tanjung Selor, Grogol, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang keempat kalinya terhitung mulai Jumat (14/8/2020) sampai 27 Agustus 2020.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pengguna kendaraan bermotor menggunakan masker saat melintasi rel kereta di Jalan Tanjung Selor, Grogol, Jakarta Barat, Senin (24/8/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang keempat kalinya terhitung mulai Jumat (14/8/2020) sampai 27 Agustus 2020.

Ada batasan waktu untuk memastikan peran dari masker bisa berfungsi maksimal saat digunakan.

Dokter di Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Kota Surakarta Arina Hidayati mengatakan, penggunaan masker maksimal selama empat jam. Hal ini sebagaimana anjuran dari pemerintah dalam penggunaan masker kain.

“Setelah empat jam, masker sebaiknya direndam menggunakan deterjen dan dicuci. Dan sebaiknya mengikuti anjuran dari pemerintah yakni maksimal dipakai empat jam,” ujarnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Urus STNK Hilang di Samsat, Bisa Diwakilkan?

Untuk itu, Arina menyarankan, bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di luar rumah lama termasuk berkendara agar membawa masker cadangan.

“Kalau masker yang pertama sudah empat jam dimasukkan ke kantong plastik dan diikat kemudian ganti yang baru,” katanya.

Suasana Pasar Anyar Kota Bogor di tengah aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar karena pandemi Covid-19, Sabtu (16/5/2020). Pasar Anyar Kota Bogor ramai pengunjung.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Suasana Pasar Anyar Kota Bogor di tengah aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar karena pandemi Covid-19, Sabtu (16/5/2020). Pasar Anyar Kota Bogor ramai pengunjung.

Tetapi, jika saat berkendara hanya membawa satu masker saja Arina mengatakan, alternatifnya adalah dengan menyemprotkan hand sanitizer pada masker.

Penyemprotan ini bisa dilakukan setelah penutup hidung dan mulut ini sudah digunakan selama empat jam.

“Tetapi setelah disemprot jangan langsung dipakai, biarkan mengering dulu baru dipakai kembali atau mungkin bisa disemprot menggunakan antiseptik. Kalau untuk masker medis tidak boleh disemprot alkohol,” tuturnya.

Baca juga: Ini Biaya Resmi Penerbitan STNK Baru

Terkait dengan pemilihan masker untuk pengendara, Arina menyebutkan, masker dari bahan kain sudah cukup.

Terpenting adalah masa pemakaiannya disarankan untuk tidak lebih dari empat jam.

“Masker yang terbuat dari bahan kain sudah cukup dan bisa dicuci kembali,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.