[POPULER OTOMOTIF] Honda Jazz untuk Indonesia Lebih Sporty | Etika Mengemudi Mobil di Jalan Tol

Kompas.com - 20/06/2020, 06:40 WIB
Sejumlah penumpang berjalan menaiki salah satu PO tujuan masih dalam provinsi di Terminal Bus Kota Tegal, Rabu (13/5/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiSejumlah penumpang berjalan menaiki salah satu PO tujuan masih dalam provinsi di Terminal Bus Kota Tegal, Rabu (13/5/2020)

4. Penumpang Sepi Karena SIKM, Masyarakat Beralih ke Mobil Pribadi

Walau kapasitas penumpang untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP) sudah dilonggarkan menjadi 70 persen, namun kenyataannya sampai saat ini masih sepi penumpang. Khususnya untuk wilayah Jakarta.

Kondisi tersebut lantaran adanya aturan ketat yang ditetapkan, baik oleh Gugus Tugas penanganan Covid-19 serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang sampai saat ini masih mewajibkan Surat Izin Keluar Masuk ( SIKM).

Namun demikian, efek dari adanya regulasi bagi penumpang bus AKAP tersebut menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) Budi Setiyadi, membuat adanya pergeseran pergerakan orang ke kendaraan pribadi.

Baca juga: Penumpang Sepi Karena SIKM, Masyarakat Beralih ke Mobil Pribadi

5. Begini Cara Menghitung Jarak Aman Antar Kendaraan di Jalan Tol

Sejumlah kendaraan melintas di lajur contraflow di ruas jalan Tol Jagorawi arah menuju ke Cawang di Cibubur, Jakarta Timur, Senin (8/6/2020). Terpantau terjadi kepadatan kendaraan di Tol Jagorawi menuju arah Jakarta dari KM 13 Cibubur hingga KM 08 Cipayung.ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/wsj. Sejumlah kendaraan melintas di lajur contraflow di ruas jalan Tol Jagorawi arah menuju ke Cawang di Cibubur, Jakarta Timur, Senin (8/6/2020). Terpantau terjadi kepadatan kendaraan di Tol Jagorawi menuju arah Jakarta dari KM 13 Cibubur hingga KM 08 Cipayung.

Mengemudi mobil di jalan tol butuh konsentrasi tinggi. Sebab, mobil melaju cukup kencang maka pengemudi perlu perhatian soal jarak aman dengan kendaraan lain di depan.

Kondisi jalan tol yang lurus bisa membuat pengemudi jadi terlena dan mengantuk. Jika tidak sigap bukan tak mungkin, pengemudi tidak punya reaksi yang cukup untuk menghindari kecelakaan di depan.

Marcell Kurniawan, Training Director Real Driving Center (RDC) mengatakan, untuk menjaga jarak aman jika sedang mengemudi di jalan tol pengemdui bisa menggunakan teknik berhitung tiga detik.

Baca juga: Begini Cara Menghitung Jarak Aman Antarkendaraan di Jalan Tol

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.