Kompas.com - 30/07/2022, 19:32 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Bicara soal perawatan sistem pengereman pada mobil, tak hanya sekadar fokus pada kampas atau piringan cakram saja, tapi juga wajib melakukan pengecekan pada minyak rem.

Fungsi minyak rem sebenarnya sebagai sistem pelumas. Karena itu, bila sampai diabaikan maka risikonya cukup fatal .

Sama halnya komponen lain, minyak rem juga punya batas waktu kadaluarsa. Menurut Kepala Bengkel Toyota Nasmoco Majapahit Semarang Bambang Sri Haryanto, batas aman pergantian rutin sesuai anjuran pabrikan dilakukan tiap jarak 40.000 kilometer (km).

Baca juga: Cara Merawat Komponen Rem ABS pada Mobil

 

Bila sampai lupa dan melebihi jarak yang sudah direkomendasikan tadi, kekentalan minyak rem bisa berkurang. 

Tabung minyak rem mobilDicky Aditya Wijaya Tabung minyak rem mobil

"Minyak rem harus punya nilai viskositas atau kekentalan yang tepat agar saat ada tekanan, minyak rem ini mampu mereduksi gesekan akibat tekanan walau berada di suhu ekstrem," kata Bambang kepada Kompas.com, Sabtu (30/7/2022). 

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, dilihat dari warna dan kondisi minyak rem bisa diketahui kapan waktu ideal untuk segera diganti.

Bila warna minyak rem sudah berubah jadi keruh, bisa berasal dari zat additif yang telah kadaluwarsa. 

"Ada kandungan fluida zat aditif yang seiring waktu dapat mengalami degradasi," lanjut dia. 

Selain itu, terlambat atau malas mengganti minyak rem bisa menyebabkan kerusakan di bagian seal master, dan dampaknya membuat minyak rem keluar atau terjadi kebocoran. 

Baca juga: Belajar dari Filosofi Penyu, Daihatsu Ingin Setia pada Konsumen

Rem MobilDicky Aditya Wijaya Rem Mobil

"Rem jadi kurang pakem karena volume oli kurang dari batas ideal. Lebih parahnya lagi, rem bisa sama sekali tidak berfungsi kalau oli semakin habis," ujar dia. 

Untuk pergantian cairan minyak rem, Bambang menambahkan, sebaiknya pemilik mobil mengganti dengan yang direkomendasikan.

Misal, minyak rem lama menggunakan standar DOT-3, maka tidak bisa asal mengganti dengan yang lebih tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.