[POPULER OTOMOTIF] Nasib Diskon PPnBM Setelah Pajak Karbon Berlaku | BPKB Hilang, Begini Syarat dan Biaya Bikin Baru

Kompas.com - 14/10/2021, 06:02 WIB
Toyota IIMS Hybrid 2021 TAMToyota IIMS Hybrid 2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah bakal memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas PP Nomor 73 Tahun 2019 pada 16 Oktober mendatang.

Beleid ini mengatur tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru berdasarkan emisi yang dihasilkan, bukan lagi jenis kendaraan.

Padahal pemerintah lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20 Tahun 2021 juga masih memberlakukan PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah). Lantas, bagaimana nasib insentif pajak tersebut?

Selain berita tentang nasib diskon PPnBM setelah pajak karbon berlaku, ada juga tentang syarat dan biaya mengurus BPKB baru karena hilang.

Penasaran seperti apa, berikut ini lima artikel terpopuler di kanal Kompas Otomotif pada hari Rabu (13/10/2021).

1. Pajak Karbon Segera Berlaku, Bagaimana Nasib Diskon PPnBM?

Ilustrasi mobil baru yang mendapatkan insentif PPnBM.Shutterstock Ilustrasi mobil baru yang mendapatkan insentif PPnBM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah bakal memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas PP Nomor 73 Tahun 2019 pada 16 Oktober mendatang.

Beleid ini mengatur tentang Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru berdasarkan emisi yang dihasilkan, bukan lagi jenis kendaraan.

Padahal pemerintah lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 20 Tahun 2021 juga masih memberlakukan PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah). Lantas, bagaimana nasib insentif pajak tersebut?

Baca juga: Pajak Karbon Segera Berlaku, Bagaimana Nasib Diskon PPnBM?

2. Yamaha Luncurkan Motor Bebek Harga Mulai Rp 12 Jutaan

Yamaha SiriusFoto: Greatbiker Yamaha Sirius

Berbeda dengan di Indonesia, pangsa pasar sepeda motor bebek alias moped di beberapa negara tetangga termasuk Vietnam masih cukup tinggi.

Hal ini membuat produsen motor terus meluncurkan berbagai varian motor bebek. Salah satunya ialah Yamaha yang resmi meluncurkan Yamaha Sirius model 2021.

Baca juga: Yamaha Luncurkan Motor Bebek Harga Mulai Rp 12 Jutaan

3. BPKB Hilang, Begini Syarat dan Biaya Bikin Baru

Pajak progresif dikenakan bagi dua kendaraan atau lebih dengan nama pemilik di STNK dan BPKB yang sama.Dok. Samsat Pajak progresif dikenakan bagi dua kendaraan atau lebih dengan nama pemilik di STNK dan BPKB yang sama.

Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) biasa didapatkan saat membeli kendaraan baru maupun bekas. Isi dari BPKB adalah identitas pemilik, kendaraan, dan data penting lainnya.

Berbeda dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sering dibawa ke mana-mana, BPKB biasanya ditinggal di rumah. Karena jarang digunakan, kadang pemilik suka lupa di mana menaruh BPKB tersebut atau hilang.

Selain lupa menyimpan, bisa juga pemilik sedang apes dan BPKB hilang dicuri maling. Jika sudah hilang, tentu sebaiknya pemilik kendaraan mengurus BPKB baru, menggantikan yang hilang.

Baca juga: BPKB Hilang, Begini Syarat dan Biaya Bikin Baru

4. Rossi Akhirnya Mengaku Belum Siap Pensiun dari MotoGP

Valentino Rossi saat berlaga pada MotoGP Inggris 2021Gold and Goose Valentino Rossi saat berlaga pada MotoGP Inggris 2021

Valentino Rossi sudah mengumumkan beberapa waktu lalu bahwa dirinya akan pensiun di akhir musim ini. Namun, ternyata Rossi akhirnya mengaku bahwa sebenarnya belum siap.

Hampir semasa hidupnya hingga saat ini, Rossi menjadi pebalap bahkan berhasil jadi legenda hidup. Bukan roda dua saja yang digelutinya, tapi juga roda empat.

Baca juga: Rossi Akhirnya Mengaku Belum Siap Pensiun dari MotoGP

5. Hyundai Mengentak di GIIAS, Unggul dari Toyota dan Honda

Hyundai STARIA. DOK. Kompas.com/Adityo Hyundai STARIA.

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 diprediksi bakal berlangsung sesuai jadwal, yakni pada 11-21 November 2021.

Jelang pameran pada bulan depan itu, sejumlah merek otomotif terpantau sudah mengkonfirmasi kehadirannya.

Romi, Presiden Direktur Seven Event selaku penyelenggara GIIAS, mengatakan, ada 24 merek yang mengikuti pameran tahun ini. Tepatnya, 20 passenger car dan 4 commercial vehicle.

Baca juga: Hyundai Mengentak di GIIAS, Unggul dari Toyota dan Honda

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.