Kompas.com - 12/10/2021, 13:12 WIB
Ilustrasi cara mengurus STNK hilang. Shutterstock/Muh. ImronIlustrasi cara mengurus STNK hilang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) merupakan surat penting yang harus ada pada sebuah kendaraan. STNK juga kerap ditanya ketika polisi melakukan razia, untuk memastikan kendaraan yang digunakan sudah diregistrasi.

STNK sebenarnya berbentuk cukup kecil dan bisa dilipat. Kadang pemilik kendaraan mengalami musibah, yakni STNK yang hilang, entah karena jatuh atau terbawa banjir dan alasan lainnya.

Bagi yang kehilangan STNK, sebenarnya bisa saja mengajukan untuk membuat STNK baru. Menurut Perpol Nomor 7 Tahun 2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pemohon.

Baca juga: Mau Pakai Pelat Nomor Cantik, Ini Syaratnya

Ilustrasi STNK milik Daihatsu Rocky 1.000 cc turboKOMPAS.com/DIO DANANJAYA Ilustrasi STNK milik Daihatsu Rocky 1.000 cc turbo

Syarat pertama adalah mengisi formulir pemohonan. Kemudian ada beberapa dokumen yang harus dilampirkan, seperti KTP, surat kuasa (jika diwakilkan), BPKB, surat pernyataan pemilik bermeterai cukup mengenai STNK yang hilang tidak terkait kasus pidana, perdata dan/atau pelanggaran lalu lintas, surat tanda penerimaan laporan dari Polri dan hasil cek fisik kendaraan bermotor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi kendaraan yang belum lunas dan BPKB masih di tempat leasing maka pemilik kendaraan bsia meminta fotokopi BPKB yang dilegalisir dari leasing.

Selain itu, surat keterangan dari leasing juga diperlukan sebagai dokumen untuk pengajuan STNK baru.

Baca juga: Harley-Davidson 338 cc Siap Meluncur Akhir Tahun

Alur mengurus STNK hilang:

1. Bawa kendaraan ke kantor Samsat untuk dilakukan cek fisik

2. Fotokopi hasil tes tersebut dan isi formulir pendaftaran di loket pendaftaran

3. Mengurus Cek Blokir (Mengurus surat keterangan STNK hilang dari Samsat), berisi keterangan keabsahan STNK terkait, misalnya tidak diblokir atau dalam pencarian. Lampirkan hasil cek fisik kendaraan

4. Pemilik datang ke loket untuk mengurus pembuatan STNK baru di loket BBN II. Lampirkan semua persyaratan data dan surat keterangan hilang dari Samsat

5. Jika masih ada tunggakan pajak tahunan, maka akan dikenakan biaya tambahan yakni pajak yang belum terbayarkan. Tapi jika tidak ada, biaya yang dikenakan hanyalah biaya pembuatan STNK baru saja

6. Menunggu pengambilan STNK dan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.