Jangan Nekat Mengendarai Motor dengan Lampu Mati Malam Hari

Kompas.com - 29/07/2021, 11:02 WIB
Sejumlah pengendara motor melewati penutup akses yang didirikan Edi selaku ahli waris dari pemilik tanah di Jalan Kemuliaan, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Rabu (7/4/2021). KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALSejumlah pengendara motor melewati penutup akses yang didirikan Edi selaku ahli waris dari pemilik tanah di Jalan Kemuliaan, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Rabu (7/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu kewajiban pengendara motor di jalanan adalah menggunakan lampu utama baik malam maupun siang hari.  Hukum ini sudah tertulis pada UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 107 Ayat 2.

Namun sayangnya, kondisi sebenarnya di jalan raya, ada saja pengendara motor yang nekat berkendara tanpa lampu utama menyala. Bahkan tidak jarang juga ada yang lampu remnya mati, sehingga tidak terlihat di malam hari.

Menanggapi kejadian seperti ini, Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana mengatakan, mengendarai motor tanpa lampu yang menyala di malam hari akan membahayakan orang lain dan dirinya sendiri.

Baca juga: BMW C 150 Siap Meluncur, Skutik Baru Saingan Nmax dan PCX

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dashcam Indonesia (@dashcamindonesia)

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Hal ini berbahaya untuk dilakukan karena kurangnya penerangan untuk melihat situasi jalan di depan kendaraannya,” ucap Agus kepada Kompas.com, Rabu (28/7/2021).

Kemudian bahaya untuk orang lain adalah adanya kemungkinan pengendara motor tidak terlihat pengguna jalan lain sehingga bisa tertabrak. Tentu saja yang rugi bisa dari pengendara motor yang lampunya mati atau yang tidak melihatnya.

Lampu merupakan alat komunikasi antar pengendara saat berada di jalan raya. Sehingga sangat penting digunakan dan harus berfungsi dengan baik,” kata Agus.

Baca juga: Ini 10 Mobil Bekas Rp 30 Jutaan, Mulai Starlet sampai Lancer

Mengenai masih ada saja pengendara yang nekat naik motor tanpa penerangan karena kebiasaan orang Indonesia yang tunggu kecelakaan baru berbenah. Jadi tindakan pengendara di Indonesia masih tidak preventif atau mencegah.

“Jadi selama masih merasa aman-aman saja, dianggap tidak ada masalah ketika berkendara tanpa penerangan,” ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.