Jaga Harga Mobil Bekas Tetap Tinggi, Begini Caranya

Kompas.com - 29/07/2021, 10:21 WIB
Ilustrasi mobil bekas di Suzuki Auto Value. DOK. SUZUKIIlustrasi mobil bekas di Suzuki Auto Value.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyaknya pembeliaan mobil baru dengan metode tukar tambah, membuat pemilik mobil lama harus pintar-pintar merawat kendaraan.

Pasalnya, kondisi tersebut perlu dilakukan sebagai upaya memastikan resale value, atau harga jual kembali dari mobil yang dimiliki tidak jatuh saat akan menukar dengan unit baru.

Dengan demikian, kesempatan mendapatkan harga yang lebih baik cukup tinggi. Kondisi tersebut tentu sangat membantu mengurangi pengeluaran. 

Baca juga: Ini Kriteria Mobil Bekas yang Sulit Dijual

Menurut Hendro Kaligis, Head of Business Development PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), ada dua cara sederhana yang bisa dilakukan untuk membuat harga jual mobil lebih tinggi dari pasaran.

Mobil bekas di WTC Mangga DuaKOMPAS.com/Aprida Mega Nanda Mobil bekas di WTC Mangga Dua

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pertama, pemilik wajib mengikuti jadwal perawatan berkala di bengkel resmi. Servis rutin sudah disusun sedemikian rupa untuk memastikan kondisi mobil tetap prima, dan hal ini diklaim sebagai rahasia umum yang diyakini oleh pembeli mobil bekas," ujar Hendro dalam keterangan resminya, Rabu (28/7/2021).

Karena itu, hal pertama yang dilakukan calon pembeli mobil bekas adalah melakukan pengecekan apakah mobil dirawat secara berkala di bengkel resmi, bila tidak, siap-siap harga mobil akan turun, bahkan membuat calon pembeli menjadi ragu.

Menurut Hendro, Suzuki melalui layanan penjualan mobil bekasnya, yakni Auto Value, tetap memberikan penawaran mobil bekas dengan harga tinggi, terutama pada mobil yang mengikuti jadwal perawatan berkala di bengkel resmi.

Baca juga: Komparasi Biaya Perawatan Gran Max Blind Van dan DFSK Gelora Blind Van

"Auto Value sendiri adalah layanan mobil bekas resmi dari Suzuki Indonesia yang membantu proses tukar tambah menjadi lebih mudah dan menguntungkan," ucap Hendro.

Ilustrasi pilihan mobil bekas di Suzuki Auto Value.DOK. SUZUKI Ilustrasi pilihan mobil bekas di Suzuki Auto Value.

Cara yang kedua adalah memiliki asuransi perlindungan komprehensif yang menyertakan klausul bengkel resmi dan penggunaan suku cadang asli (genuine part). Karena pada faktanya, hampir 90 persen mobil di perkotaan mengalami kerusakan bodi.

Mulai dari lecet-lecet minor hingga kerusakan karena benturan atau tabrakan. Perbaikan di bengkel resmi memastikan kondisi bodi kembali baik sesuai dengan standar bengkel pabrikan.

Saat melakukan pengecekan bodi, umumnya pembeli mobil bekas bisa merasakan hasil perbaikan yang dilakukan. Apakah itu memiliki standar yang tinggi atau rendah, dan hal tersebut berpengaruh besar terhadap penawaran yang diajukan.

Lagi-lagi, hal ini menjadi faktor penting penentu harga. Bila kualitas perbaikan tidak baik, tentu harga yang sudah ditentukan bisa kembali "digoyang".

Baca juga: Penjualan Kendaraan Niaga Semester I 2021, Naik 25 Persen

Waxing bodi mobilDR OTO Waxing bodi mobil

Menurut Hendro, produk Suzuki tersedia perlindungan mobil yang komprehensif melalui Suzuki Insurance yang merupakan produk asuransi resmi yang ditawarkan eksklusif kepada pemilik kendaraan Suzuki.

"Suzuki Insurance memberikan perlindungan melalui layanan bengkel resmi dan penggunaan suku cadang asli. Bahkan memberikan perlindungan komprehensif untuk kendaraan niaga baik kabin maupun bak-nya," kata Hendro



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.