Sulitnya Mengingatkan Penumpang Bus buat Pakai Sabuk Pengaman

Kompas.com - 19/07/2021, 14:41 WIB
Kabin bus AKAP PO Borlindo Gerry Adrian/New Armada JatibaruKabin bus AKAP PO Borlindo

JAKARTA, KOMPAS.comSabuk pengaman adalah peranti keselamatan pada kendaraan. Saat ini, bus yang ada di Indonesia sudah wajib menggunakan sabuk pengaman minimal dua titik untuk semua bangkunya.

Namun sayangnya, penumpang masih tidak menggunakan sabuk pengaman ketika sedang naik bus. Mungkin karena kebiasaan sejak lama, di mana ketika naik bus tidak pernah memakai sabuk pengaman.

Padahal, fungsi sabuk pengaman yang ada di bangku penumpang sangatlah penting. Sabuk pengaman setidaknya bisa mengurangi risiko cedera pada penumpang ketika bus mengalami kecelakaan.

Baca juga: Mengenal Hot Seat, Bangku yang Paling Diincar Penumpang Bus

Sabuk pengaman dua titik di bushaltebus.com Sabuk pengaman dua titik di bus

Pemilik PO Sumber Alam Anthony Steven Hambali mengatakan, kesadaran penumpang soal memakai sabuk pengaman saat naik bus sampai sekarang juga masih minim.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dari karoseri bus memang sudah ada, tapi masih jarang dipakai penumpang. Memang hal yang sulit mengingatkan penumpang untuk memakai sabuk pengaman,” ucap Anthony kepada Kompas.com, Senin (19/7/2021).

Anthony pasrah soal mengingatkan penumpang untuk terus memakai sabuk pengaman ketika naik bus. Dia mengatakan, pada beberapa bus lama juga masih belum ada sabuk pengaman, sehingga belum banyak yang memakainya.

Baca juga: Selisih Rp 60 Juta, Ini Beda Daihatsu Rocky Tipe Terbawah dan Teratas

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menambah kesadaran penumpang soal sabuk pengaman adalah dengan melakukan safety induction.

“Saat naik bus seharusnya ada safety induction seperti di pesawat yang mengingatkan penumpang untuk memakai sabuk pengaman,” ucap Sony kepada Kompas.com belum lama ini.

Begitu juga yang dirasakan oleh Kurnia Lesani Adnan, Direktur Umum PO SAN. Menurutnya, mengingatkan penumpang untuk selalu memakai sabuk pengaman merupakan tantangan tersendiri.

“Tentunya ini menjadi tantangan untuk ke depannya untuk menyosialisasikan pemakaian sabuk pengaman. Bahkan mirisnya, masih ada sopir yang hanya memakai sabuk ketika di perkotaan saja,” kata pria yang akrab disapa Sani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X