Aprilia RS-GP Makin Kompetitif, tapi Masih Kurang Kencang

Kompas.com - 19/07/2021, 11:42 WIB
Aleix Espargaro saat sesi tes Qatar pada MotoGP 2021 Dok. ApriliaAleix Espargaro saat sesi tes Qatar pada MotoGP 2021

ASSEN, KOMPAS.com - Setengah musim MotoGP 2021 berjalan, Aprilia RS-GP terbukti menjadi motor yang semakin kompetitif yang mampu mengejar grup terdepan.

Di markas besar Aprilia di Noale, Italia, para insinyur terus melakukan perbaikan mengandalkan jalur konsensi dan serangkaian tes yang dilakukan Andrea Dovizioso.

Tapi sekarang langkah selanjutnya ada pada mesin, sebab pebalap utama Aprilia, Aleix Espargaro, masih mengeluhkan masalah di trek lurus saat hendak menyalip.

Baca juga: Mengenal Honda Astrea Lawas, Harga Bekasnya Mulai Rp 4 Jutaan

Aleix Espargaro saat balapan di MotoGP Qatar 2021Dok. Aprilia Aleix Espargaro saat balapan di MotoGP Qatar 2021

“Setelah bertahun-tahun di sini di Aprilia, saya percaya bahwa semua insinyur benar-benar percaya pada bakat saya, dalam pekerjaan saya, dalam segala hal yang saya katakan kepada mereka. Jadi Anda tahu bahwa saat ini batas kami adalah mesin," katanya mengutip Tuttomotoeriweb.it, dikutip Minggu, (18/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pebalap asal Spanyol tersebut mengatakan, sejauh ini peningkatan motor Aprilia RS-GP sudah sangat jauh dari sebelumnya. Motor kini bahkan jarang wheelie.

"Hal baiknya adalah mereka memberi saya sepeda di mana basis RS-GP 2021 siap menerima lebih banyak tenaga," kata Aleix.

"Singkatnya, kami menggunakan semua tenaga yang tersedia dan motor tidak mengalami wheelie karena aerodinamika baru,” katanya.

Baca juga: Honda CRF150L Jadi Incaran Maling, Ingat Lagi Soal Kunci Tambahan

Aleix EspargaroFoto: Motorsport-Total.com Aleix Espargaro

Aleix mengatakan masalah pada Aprilia RS-GP ialah kurang kencang jika dibandingkan dengan Ducati, Honda, dan KTM yang dibekali mesin V4.

“Sekarang kami siap dan mereka tahu bahwa satu-satunya kekurangan kami adalah kecepatan tertinggi. Di lintasan lurus, kekuatan maksimum tidak cukup untuk bertarung dengan saingan kami,” katanya.

"Setelah masalah diidentifikasi, akan membutuhkan waktu untuk mencari perlindungan, mungkin ketika versi baru mesin akan diuji, yang bisa debut pada awal musim ini," kata Aleix.

“Mereka bekerja keras dan saya yakin saya tidak perlu menunggu hingga 2022 untuk mendapatkan sesuatu. Saya berharap memiliki sesuatu yang baru untuk bagian terakhir musim ini," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.