Imbas Larangan Mudik, Catat Terminal yang Tutup Sementara

Kompas.com - 03/05/2021, 10:42 WIB
Ilustrasi pemudik ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAIlustrasi pemudik

JAKARTA, KOMPAS.com – Aturan larangan mudik yang mulai berlaku pada 6-17 Mei 2021, mengharuskan operasional bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dihentikan sementara waktu.

Berlakunya aturan tersebut membuat Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) juga harus menghentikan sementara layanan terminal.

Polana B Pramesti, Kepala BPTJ, mengatakan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Tahun 1442 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Baca juga: Beda Fitur Toyota Raize dan Daihatsu Rocky, Mana yang Lebih Lengkap?

Suasana terminal bus Kalideres, Selasa (13/4/2021).Kompas.com/Sonya Teresa Suasana terminal bus Kalideres, Selasa (13/4/2021).

"Pemberhentian sementara layanan AKAP dan AKDP di semua terminal yang berada di bawah pengelolaan BPTJ maupun yang berada di bawah pengelolaan pemerintah daerah," ujar Polana, dalam keterangan tertulis (2/5/2021).

Sementara itu, terminal yang ditutup selama masa larangan mudik 6-17 Mei 2021, mencakup terminal yang dikelola BPTJ maupun pemerintah daerah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun terminal yang berada di bawah BPTJ meliputi Terminal Jatijajar Depok, Baranangsiang (Bogor), Poris Plawad (Tangerang), dan Terminal Pondok Cabe (Tangerang Selatan).

Baca juga: Berlaku 6 Mei, Ingat Lagi Syarat Perjalanan Darat Saat Larangan Mudik

Sejumlah calon penumpang menunggu bus di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Pemerintah memutuskan kebijakan larangan mudik Lebaran 2020 bagi masyarakat mulai berlaku Jumat (24/4) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA Sejumlah calon penumpang menunggu bus di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Pemerintah memutuskan kebijakan larangan mudik Lebaran 2020 bagi masyarakat mulai berlaku Jumat (24/4) guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Sedangkan, milik pemerintah daerah terdiri dari Terminal Kampung Rambutan dan Tanjung Priok yang berada di bawah pengelolaan Pemprov DKI Jakarta. Kemudian, Terminal Bekasi di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Bekasi.

Meski begitu masih ada terminal yang dibuka, khususnya untuk mengakomodir masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak.

Namun, terminal yang dikecualikan, adalah Terminal Terpadu Pulogebang dan Kalideres yang dipersiapkan untuk tetap membuka layanan AKAP.

Baca juga: Hasil MotoGP Spanyol 2021, Jack Miller Bawa Ducati Kalahkan Yamaha

Polisi menemukan enam pemudik tujuan Jawa Tengah yang bersembunyi di toilet bus AKAP guna menghindari pemeriksaan di pos penyekatan. Peristiwa tersebut terjadi di pos pengamanan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/4/2020) pukul 22.00. Dokumentasi Polda Metro Jaya (Istimewa) Polisi menemukan enam pemudik tujuan Jawa Tengah yang bersembunyi di toilet bus AKAP guna menghindari pemeriksaan di pos penyekatan. Peristiwa tersebut terjadi di pos pengamanan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, Rabu (29/4/2020) pukul 22.00.

"Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan pelaku perjalanan juga harus memenuhi persyaratan,” ucap Polana.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.