Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selama Larangan Mudik, Layanan Bus AKAP Hanya di Terminal Pulo Gebang

Kompas.com - 13/04/2021, 16:52 WIB
Stanly Ravel

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub), berencana menutup sementara terminal bus antarkota antarprovinsi (AKAP) selama larangan mudik Lebaran, yakni pada 6-17 Mei 2021.

Hal tersebut dilakukan guna mencegah adanya layanan bus AKAP yang nekat beroperasi ketika larangan mudik sudah mulai berjalan. 

Namun, dari empat terminal bus AKAP yang ada di wilayah Jakarta, hanya satu yang akan dibuka, yakni Terminal Pulo Gebang di Jakarta Timur.

"Rencana hanya Terminal Pulo Gebang saja nanti yang buka, mengingat masih ada pengecualian perjalanan untuk beberapa kategori. Itu pun tetap dengan pengawasan ketat dan untuk terminal lainnya tidak ada layanan," ucap Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Syarat dan Kriteria Dapatkan SIKM saat Larangan Mudik Lebaran

Menurut Syafrin, untuk terminal bus yang akan ditutup saat larangan mudik Lebaran berlaku totalnya ada tiga, yakni Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan, dan Terminal Tanjung Priok.

Dengan hanya Pulo Gebang saja yang dibuka, menurut Syafrin konsentrasi pengawasan dan pengetat, baik untuk orang yang akan pergi atau datang ke Jakarta dari luar daerah, akan lebih terkontrol.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dinas Perhubungan DKI Jakarta (@dishubdkijakarta)

"Pastinya akan lebih ketat, petugas di Pulo Gebang akan mengecek segala sesuatunya yang telah disyaratkan bagi masyarakat yang mendesak pergi ketika ada larangan mudik. Bila tidak sesuai, maka tidak berangkat. Akan selektif ya," ujar Syafrin.

Baca juga: Larangan Mudik Tidak Berpengaruh pada Penjualan Mobil Bekas

Namun demikian, Syafrin menjelaskan penutupan terminal pada 6-17 Mei nanti masih dalam tahap finalisasi. Hal ini menanti keputusan resmi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Sementara terkait penyekatan di wilayah DKI Jakarta, Syafrin menjelaskan bila Pemprov DKI sudah berkolaborasi dengan jajaran kepolisan, baik dari Polda Metro Jaya dan juga Korps Lalu Lintas (Korlantas).

"Kita akan ikut dengan mereka, rencana akan ada 333 titik penyekatan sampai Bali. Khusus di wilayah DKI, kita intens dengan Polda Metro Jaya," kata Syafrin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Komentar
kalo ada keluhan gak bisa sembuh *gunawan_mesias *balowerti 2:25 kediri 085234321008 *segala medis nonmedis dijamin sehat terapi insya allah 5detik sehat kilat


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
[FULL] Kapolri soal Pantauan Arus Mudik Lebaran 2025: Fatalitas dan Keamanan Lebih Baik dari Tahun
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau