Pebalap Indonesia Berjuang Keras di Seri Perdana ATC Qatar

Kompas.com - 29/03/2021, 18:01 WIB
Pebalap Indonesia berjuang pada seri pertama Asia Talent Cup (ATC) 2021 di Sirkuit Losail, Qatar Dok. AHMPebalap Indonesia berjuang pada seri pertama Asia Talent Cup (ATC) 2021 di Sirkuit Losail, Qatar

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia tetap turun di ajang Asia Talent Cup (ATC) 2021 melalui empat pebalap muda, yakni Fadillah Arbi Aditama, Herlian Dandi, Herjun Atna Firdaus, dan Azryan Dheyo.

Namun, Herjun belum diizinkan oleh tim dokter dari MotoGP untuk turun di putaran ini, karena masih dalam pemulihan usai menjalani operasi tulang pangkal jari kelingking di tangan kanannya.

Selain Herjun, ketiga pebalap muda tersebut berjuang keras untuk tampil kompetitif di seri perdana di Sirkuit Losail, Qatar.

Baca juga: Tak Ada Pebalap Indonesia di Moto2 2021

Pada balapan pertama yang digelar Sabtu (27/3/2021), Fadillah Arbi Aditama gagal melanjutkan balapan.

Padahal, dia cukup konsisten berada di posisi tiga besar sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Arbi mengalami low side di lap tiga tikungan ke-10.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pebalap Indonesia berjuang pada seri pertama Asia Talent Cup (ATC) 2021 di Sirkuit Losail, QatarDok. AHM Pebalap Indonesia berjuang pada seri pertama Asia Talent Cup (ATC) 2021 di Sirkuit Losail, Qatar

Lalu, Herlian yang memulai jalannya balapan dari posisi ke-15, berhasil finis di posisi ke-12 dan dapat mengoleksi 4 poin. Sementara Azryan, yang start dari posisi ke-19, finis di posisi ke-17.

Pada balapan kedua, yang berlangsung di hari Minggu (28/3), persaingan dari pebalap-pebalap muda Asia ini semakin sengit. Arbi yang kembali mengisi posisi start ketiga, langsung memacu Honda NSF250R begitu lampu start menyala.

Di awal jalannya balapan, Arbi sempat bersaing untuk posisi tiga besar dengan pebalap Jepang. Saat memasuki lap kedua, dirinya harus terdesak mundur hingga posisi keenam.

Pada lap keempat, Arbi crash di tikungan ke-16 karena mengalami low side dan tidak bisa melanjutkan jalannya balapan.

“Sayang sekali, race 2 ini saya kembali gagal menyelesaikan balapan dengan baik. Saya kehilangan kontrol di tikungan terakhir dan mengakhiri balapan lebih cepat. Pelajaran yang sangat berati buat saya, dari kegagalan finish dalam 2 balapan pembuka ATC ini. Saya akan berusaha menebus penampilan yang lebih baik di putaran berikutnya,” ujar Arbi, dalam keterangan resminya.

Baca juga: Pertamina Mandalika Siapkan Pebalap Indonesia untuk CEV Moto2

Perjuangan lain pun ditunjukkan oleh Herlian dan Azryan. Sesaat setelah lampu dimulainya balapan menyala, Dandi langsung mencoba merangsek ke posisi 10 besar.

Herlian berhasil mengakhiri balapan di posisi 11. Sementara Dheyo di balapan kedua kali ini berhasil menyelesaikan balapan di posisi ke-16, lebih baik dari posisi finis saat race pertama.

“Saya masih belum menemukan penampilan terbaik pada race 2 ini. Namun bertahap saya merasa lebih baik dari race pertama kemarin. Posisi 11 tentu bukan hasil terbaik yang saya harapkan di awal balap. Tapi akan jadi modal belajar saya untuk bisa lebih baik lagi di putaran berikutnya. Mohon doa dan dukungannya,” kata Dandi.

Seri kedua ATC musim 2021 ini akan kembali digelar di Qatar dan diselenggarakan dua balapan pada 3-4 April 2021. Peluang pebalap-pebalap muda binaan AHM ini masih terbuka dalam meraih podium di putaran-putaran ATC berikutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X