Di Solo, Ambulans yang Dikawal Warga Sipil Bisa Kena Tilang

Kompas.com - 27/03/2021, 12:22 WIB
Komunitas motor pengawal ambulans, Indonesia Escorting Ambulance (IEA) Instagram @IEA_DepokKomunitas motor pengawal ambulans, Indonesia Escorting Ambulance (IEA)

SOLO, KOMPAS.com - Pengawalan terhadap ambulans yang beroperasi di jalan oleh masyarakat sipil ataupun swasta akan ditilang oleh polisi lalu lintas. Polisi menyebut bahwa tindakan tersebut merupakan salah satu pelangaran.

Pasalnya ambulans adalah kendaraan yang sudah mendapatkan priorotas ataupun keistimewaan ketika melintas di jalan raya. Hal itu dijelaskan dalam Undang Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) nomor 22 tahun 2009.

Baca juga: Tanpa Pengawalan Polisi, Mobil Pelat Nomor Dewa Tak Sakti Lagi

Dalam Pasal 135 Ayat 1 disebutkan bahwa kendaraan yang mendapat hak utama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 134 harus dikawal petugas kepolisian dan atau menggunakan isyarat lampu merah atau biru dan bunyi sirene.

Pekerja menyelesaikan pemasangan lampu sirene mobil ambulans di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020). Perakitan mobil ambulans meningkat 100 persen menjadi 700 unit saat pandemi Covid-19 dengan harga mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 1,5 milliar.ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH Pekerja menyelesaikan pemasangan lampu sirene mobil ambulans di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/9/2020). Perakitan mobil ambulans meningkat 100 persen menjadi 700 unit saat pandemi Covid-19 dengan harga mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 1,5 milliar.
Menganngapi hal itu, Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Adhytia Warman mengatakan, bahwasanya akan ada penindakan kepada masyarakat yang mengawal ambulans di jalan raya.

Baca juga: Mudik Dilarang, Pengusaha Bus Minta Pemerintah Tegas Tutup Semua Akses

"Untuk pengawalan ambulans saya sudah koordinasikan dengan anggota, tindakan pengawalan ambulans yang kita ketahui secara langsung akan segera dilakukan penilangan, minggu ini kita sudah melakukan tindakan penilangan dua kali," kata Adhytia kepada kompas.com, Jumat (26/03/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adhytia juga berharap kepada masyarakat, bahwa yang dibutuhkan oleh kepolisian adalah pengertian dari masyarakat.

Baca juga: Mengenal PO Raya yang Konsisten Pakai Kursi Pesawat

Ilustrasi pengawal ambulans resmi di luar negeri.LOIC VENANCE Ilustrasi pengawal ambulans resmi di luar negeri.

Bahwasanya ambulans merupakan kendaraan yang sudah diberi kewenangan khusus oleh negara dan diatur dalam Undang Undang Lalu Lintas untuk diberikan prioritas jalan, jadi tidak perlu dilakukan pengawalan dari masyarakat sipil yang nantinya malah menghawatirkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.