Rawan Tabrakan, Ini Cara Benar Lewat di Persimpangan

Kompas.com - 23/10/2020, 18:41 WIB
Tampak tanda jarak fisik pengendara seperti starting Grid di Moto GP dibuat di ruang henti khusus (RHK) Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (16/7/2020). Polda Janar membuat tanda ini do 159 di 22 Kota/Kabupaten di wilayah Polda Jabar, sebagai salah satu upaya penerapan protokol kesehatan di Jalanan. KOMPAS.COM/AGIE PERMADITampak tanda jarak fisik pengendara seperti starting Grid di Moto GP dibuat di ruang henti khusus (RHK) Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (16/7/2020). Polda Janar membuat tanda ini do 159 di 22 Kota/Kabupaten di wilayah Polda Jabar, sebagai salah satu upaya penerapan protokol kesehatan di Jalanan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Baru-baru ini ada kejadian tabrakan antara tiga motor di persimpangan jalan. Kronologinya, dua motor yang mulai berjalan saat lampu hijau, namun sayangnya ada satu motor yang menerobos dari arah kanan.

Tabrakan pun tidak bisa dihindari, memang kedua pengendara yang ditabrak juga melakukan aksi wheelie. Namun orang yang menerobos lampu lalu lintas juga tetap tidak dibenarkan sikapnya.

Head Of Safety Riding Wahana, Agus Sani mengatakan, walaupun lampu sudah menyala hijau, pengendara motor jangan langsung tancap gas.

Baca juga: Pilihan SUV Ladder Frame Seken, Isuzu MU-X Lebih Murah dari Fortuner

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

hmm ????????

A post shared by KREATOR OTOMOTIF (@hujatbaper) on Oct 20, 2020 at 3:03am PDT

“Sebelum tancap gas, pastikan dulu dari arah kanan dan kiri aman. Yang dikhawatirkan ada pengendara yang menerobos lampu merah dari arah lain,” ucap Agus kepada Kompas.com, Jumat (23/10/2020).

Masih ada pengendara yang ketika melihat lampu merah tapi kecepatannya tinggi, mereka merasa tanggung dan malah tambah kecepatannya. Misalnya kasus si pengendara yang menerobos lampu merah ini dan menabrak dua motor.

“Tips lainnya yaitu kurangi kecepatan jika lampu sudah berubah kuning, agar ketika merah, pengendara tidak melakukan rem mendadak,” kata Agus.

Baca juga: Armada Baru Suroboyo Bus, Pakai Bus Seperti di Eropa

Agus menambahkan, perilaku wheelie di jalan raya juga tidak dibenarkan. Melakukan wheelie bisa di jalan raya membahayakan diri sendiri dan juga pengguna jalan lainnya. Ada tempatnya jika ingin pamer kemampuan seperti itu.

“Komunitas freestyler biasanya menggunakan lahan parkir kosong atau area-area yang aman dari lalu lintas, bukan di jalan raya,” kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X