Mau Legalkan Motor Custom, IMI Pastikan Tak Ganggu Pemegang Merek

Kompas.com - 24/07/2020, 13:02 WIB
Motor custom Honda Super Cub 90 bergaya cafe racer karya mahasiswa asal Taiwan Returnofthecaferacer.comMotor custom Honda Super Cub 90 bergaya cafe racer karya mahasiswa asal Taiwan
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ikatan Motor Indonesia (IMI) berupaya keras berusaha agar sepeda motor custom bisa dikendarai legal di jalan raya, seperti kendaraan pada umumnya.

IMI juga memastikan jika nantinya motor custom sudah legal, tidak akan mengganggu Agen Pemegang Merek ( APM).

Hal ini karena motor hasil karya kreator otomotif tersebut kebanyakan tidak dikendarai sehari-hari, melainkan hanya dipakai pada saat-saat tertentu saja.

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) IMI Jeffrey JP saat kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: IMI Dorong Pemerintah Legalkan Motor Custom

Jeffrey menambahkan, selama banyak penggemar otomotif yang menyukai hasil motor custom yang hanya menggunakan kendaraannya pada waktu-waktu tertentu saja.

Presiden Joko Widodo berfoto dengan motor chopper yang dibelinya, di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/1/2018). Joko Widodo, membeli sepeda motor modifikasi Chopperland yang telah ditaksir sejak pertama dilihatnya pada perayaan sumpah pemuda 28 Oktober 2017 lalu.BIRO PERS SETPRES / RUSMAN Presiden Joko Widodo berfoto dengan motor chopper yang dibelinya, di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/1/2018). Joko Widodo, membeli sepeda motor modifikasi Chopperland yang telah ditaksir sejak pertama dilihatnya pada perayaan sumpah pemuda 28 Oktober 2017 lalu.

Motor custom hanya banyak diperlihatkan saat di pameran. Dan yang punya juga mungkin hanya menggunakannya pas liburan, tidak sehari-hari jadi tidak akan mengganggu ATPM atau pun APM,” katanya.

Jeffrey juga mengatakan, potensi motor custom di Indonesia sangat tinggi. Akan tetapi, hasil karya anak bangsa tersebut justru banyak dipasarkan di luar negeri.

Untuk itu, pihaknya pun berharap pemerintah bisa mendukung potensi ini sehingga Usaha Mikro Kecil Menengah ( UMKM) otomotif ini bisa berkembang seperti UMKM lainnya.

Baca juga: IMI Akui Legalkan Status Motor Custom Tak Mudah

“UMKM otomotif ini sangat kreatif dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan, mungkin belum pernah dilihat padahal dengan kondisi tersebut UMKM otomotif ini sangat potensi sekali,” ujarnya.

Jeffrey juga berharap adanya masukan dari pemerintah untuk para para pegiat otomotif tersebut, tidak hanya pada kendaraan roda dua saja tetapi juga kendaraan roda empat.

Motor custom Yamaha XSR155 bergaya scrambler garapan K-Speedbikeexif.com Motor custom Yamaha XSR155 bergaya scrambler garapan K-Speed

Adanya masukan dari pemerintah akan bisa menyelaraskan arah UMKM otomotif di masa mendatang.
Dengan begitu, maka potensi yang ada selama ini bisa semakin di dorong dan berkembang menjadi lebih baik.

“Perlu kita terima masukan dari pemerintah itu yang akan kita koordinasikan dari teman-teman UMKM, supaya kita selaras dengan pemerintah. Supaya potensi itu kita bisa dorong ke permukaan,” ucapnya.

Baca juga: Jenis Pelanggaran yang Diincar Polisi Selama Operasi Patuh Progo 2020

Jeffrey juga mengakui bahwa selama ini kreator otomotif yang sudah bergelut di bidang custom mempunyai skill yang bagus.

Sehingga, sudah sewajarnya para UMKM otomotif tersebut mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk setiap hasil karya yang dihasilkannya.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X