Yakin Sudah Paham Etika Penggunaan Lampu Jauh?

Kompas.com - 24/07/2020, 12:42 WIB
Ilustrasi pengemudi yang terpapar lampu jauh. express.co.ukIlustrasi pengemudi yang terpapar lampu jauh.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkendara di malam hari membutuhkan penerangan yang baik. Untuk itu, tiap kendaraan dibekali lampu jauh untuk meningkatkan jarak pandang saat kondisi jalan minim pencahayaan.

Sayangnya, masih banyak pengguna kendaraan yang belum memahami etika penggunaan lampu jauh. Tak sedikit yang sering menggunakan lampu jauh hingga mengganggu penglihatan pengguna jalan yang lain.

Baca juga: Sudah Tahu Kapan Waktu Tepat Gunakan Lampu Jauh di Jalan?

Sony Susmana, Senior Driving Consultant dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, penggunaan lampu jauh memang diperbolehkan untuk menerangi jarak yang lebih luas.

Lampu jauh saat malam hariwww.hella.com Lampu jauh saat malam hari

"Misalnya, ingin melihat petunjuk jalan, itu biasa pakai lampu jauh. Sah saja, namun harus ada etikanya,” ujar Sony, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Sony menambahkan, penggunaan lampu jauh sebenarnya diperlukan saat kondisi kendaraan melaju cukup kencang. Ini untuk memastikan kondisi jalan di depan apakah ada halangan atau tidak.

" Etika menggunakan lampu jauh adalah tidak menghidupkan secara terus menerus atau menjadikan lampu jauh penerangan utama selama perjalanan. Masalahnya, lampu jauh akan mengganggu pandangan pengemudi yang datang dari arah berseberangan atau mobil yang ada di depan," kata Sony.

Baca juga: Pergunakan Lampu Jauh Sesuai Kebutuhan

Menurut Sony, melihat penggunaannya adalah ketika ada mobil datang dari arah depan, lampu jauh dimatikan. Ketika tidak ada mobil dari arah depan, boleh digunakan lagi, namun tidak terus menerus.

"Selama ini bila mendapat pengemudi yang gemar menggunakan lampu jauh adalah pengemudi yang tidak menerapkan gaya berkendara defensif atau dengan alasan tidak menyadari menggunakan lampu jauh terus menerus. Bila menerapkan cara berkendara defensif, pengemudi tidak perlu terlalu bergantung pada lampu jauh terus menerus," ujar Sony.

Sony menjelaskan, selama berkendara defensif mata bergerak melihat indikator, spion, dan jalan. Pengendara sadar sedang menggunakan lampu jauh. Kemudian bila mengikuti aturan kecepatan yang berlaku, menjaga jarak, awas dengan sekeliling, penggunaan lampu jauh tidak perlu terlalu sering.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X