Penjualan Tengah Jungkir Balik, Daihatsu Kekeh Pertahankan Target

Kompas.com - 20/06/2020, 09:02 WIB
PT Astra Daihatsu Motor di GIIAS 2019 PT Astra Daihatsu Motor di GIIAS 2019
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pagebluk corona ( Covid-19) membuat penjualan mobil di Indonesia babak belur. Bisa dipastikan, hampir seluruh merek di Indonesia mengalami depresiasi yang cukup signifikan lantaran lemahnya daya beli masyarakat.

Salah satu yang terkena imbasnya adalah PT Astra Daihatsu Motor (ADM), penjualannya turun drastis bila dibandingkan data pada periode yang sama di 2019 lalu. Namun demikian, Daihatsu tetap optimis bisa mencapai target yang telah ditetapkan.

Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Costumer Relation Divisi Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), mengatakan tidak ada revisi soal target meski pada kenyataannya secara situasi dan kondisi saat ini cukup berat.

Baca juga: Efek Covid-19, Daihatsu Klaim Tak Ada PHK Karyawan

"Untuk target Daihatsu sampai akhir tahun, seperti biasa kami selalu melihat dari sisi market share, bukan jumlahnya. Kita belum tahu market itu akan seberapa, tapi dari Daihatsu kita ingin mencapai minimal market share 17 persen," ujar Hendrayadi ketika konferensi pers virtual, Jumat (19/6/2020).

"Kita berharap segitu, kalau 17 persen dan kita hitung-hitung, posisi kita selalu berada di nomor dua. Jadi soal angkanya berapa, kita lihat dulu apakah benar otomotif di Indonesia akan terus konsisten turun sampai akhir tahun, tapi dari situ target kami 17 persen, jadi tidak berubah, tidak ada koreksi untuk market," kata dia.

Lebih lanjut Hendrayadi menjelaskan untuk mencapai target tersebut, Daihatsu sudah memiliki beberapa strategi. Salah satunya mengeluarkan paket yang masuk akal, baik oleh pembeli maupun dengan perusahaan pembiayaan.

Peluncuran Daihatsu Ayla dan Sirion terbaru, Kamis (19/3/2020) dilakukan melalui live streaming akibat penyebaran virus Corona. Pembaruan di kedua model terbilang minim namun diharapkan dapat memacu pasar LCGC dan Hatchback yang melambat akibat kondisi ekonomi dan global. Foto : ADMADM Peluncuran Daihatsu Ayla dan Sirion terbaru, Kamis (19/3/2020) dilakukan melalui live streaming akibat penyebaran virus Corona. Pembaruan di kedua model terbilang minim namun diharapkan dapat memacu pasar LCGC dan Hatchback yang melambat akibat kondisi ekonomi dan global. Foto : ADM

Daihatsu juga memanfaatkan jaringan value chain Astra International untuk memberikan penawaran atau promo yang dilakukan pada momen tertentu. Karena bila memberikan penawaran dengan iming-iming seperti uang muka rendah, cicilan rendah, dan sebagainya, menurut Hendrayadi sangat sulit untuk dilakukan saat ini.

Baca juga: Meluncur Agustus di Indonesia, Simak Spesifikasi Nissan Kicks e-Power

"Jujur situasi sekarang ini memang agak sulit, karena kita tidak bermain sendiri sementara konsumen kami secara persentase masih lebih besar yang kredit. Kalau dulu mungkin saya jawab ada DP rendah dan angsuran ringan, tapi sekarang itu sulit karena leasing sangat selektif sekali," kata Hendrayadi.

Berdasarkan data yang dipaparkan, sepanjang Januari hingga Mei 2020 baik ritel maupun wholesales penjualan Daihatsu mengalami penurunan. Namun jumlahnya diklaim masih lebih baik dari depresiasi yang dialami pasar secara nasional.

Daihatsu Xenia 1.500 cc Daihatsu Xenia 1.500 cc

Untuk ritel nasional dari Januari sampai Mei 2020 turun 40 persen dibandingkan tahun lalu, sementara Daihatsu penurunannya 38,6 persen. Sedangkan wholesales turun 41,2 persen dan Daihatsu hanya 39 persen.

"Meski pasar otomotif jungkir balik, kami masih bersyukur bila pangsa pasar retail kami naik dari 18 persen pada Januari-Mei 2019 menjadi 18,4 persen diperiode yang sama pada 2020. Sementara wholesales menjadi 19,9 persen dari 19,2 persen," kata Hendrayadi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X