Kompas.com - 19/06/2020, 15:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Seperti kendaraan pada umumnya, bus juga memiliki klakson. Selain itu, banyak juga bus yang menambahkan klakson telolet yang memiliki banyak pilihan nada.

Mengenai klakson, secara umum adalah sebagai alat komunikasi dengan pengguna jalan lain. Merujuk pada PP 55 Tahun 2012 Pasal 39, klakson harus mengeluarkan bunyi dan dapat digunakan tanpa mengganggu konsentrasi pengemudi.

Lalu bagaimana dengan fungsi klakson pada bus atau kendaraan yang besar? Apalagi sebagian bus ada yang menggunakan klakson telolet.

Baca juga: Ragam Pelat Nomor yang Menyalahi Aturan dan Bakal Diincar Polisi

Klakson teloletliputan6.com Klakson telolet

Founder and Training Director, Jusri Pulubuhu mengatakan, pada kendaraan besar seperti bus, klakson juga berfungsi sebagai alat komunikasi dengan pengguna jalan lain.

Klakson pada bus digunakan untuk memberi tahu misalnya adanya bahaya, atau posisi dari kendaraan tersebut. Kemudian penggunaan klakson juga harus ramah agar tidak mengganggu pengguna jalan lain,” kata Jusri kepada Kompas.com, Jumat (19/6/2020).

Namun untuk fungsi dari klakson telolet yang ada di bus, ada sedikit perbedaan. Klakson telolet dipasang biasanya sebagai hiburan dan bisa juga menjadi nilai keunikan yang membuat orang penasaran untuk naik bus tersebut.

Baca juga: Kapan Ganjil Genap di Jakarta Diberlakukan Lagi?

“Setahu saya, klakson telolet bisa mengurangi kejenuhan yang dialami pengemudi bus jarak jauh. Setelah menyalakan klakson tersebut, pengemudi merasa senang dan menjadi hiburan tersendiri,” ucap Jusri.

Anggota dari Forum Bismania Indonesia, Dimas Raditya juga setuju kalau klakson telolet memiliki tujuan untuk menghibur, baik penumpang atau juga pengemudi bus.

“Klakson telolet dipasang juga untuk lucu-lucuan saja, menghibur penumpang atau pengemudi bus,” kata Dimas kepada Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.