Waspada Mudik Colongan Pakai Kendaraan Pribadi

Kompas.com - 22/04/2020, 13:40 WIB
Ilustrasi Mudik KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi Mudik
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah memutuskan untuk melarang kegiatan mudik pada musim Lebaran 2020. Rencana ini kabarnya akan berlangsung mulai Jumat besok (24/4/2020).

Artinya masyarakat yang berkeinginan mudik, masih punya waktu dua hari, Rabu ini (22/4/2020) dan besok Kamis (23/3/2020), untuk pergi ke kampung halaman.

Pengamat Transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno, mengatakan, dalam beberapa hari ini bakal menjadi momen perpindahan orang ke dari kota ke daerah.

Baca juga: Mulai Berlaku Jumat, Ini Sanksi untuk yang Nekat Mudik

Ilustrasi mudik dengan mobilSHUTTERSTOCK Ilustrasi mudik dengan mobil

“Dalam tiga hari menjelang larangan mudik 24 April 2020, perlu diwaspadai mudik awal, bisa menggunakan angkutan umum atau angkutan sewa berpelat hitam,” ucap Djoko dalam keterangan tertulis (22/4/2020).

Menurutnya, hal ini terjadi karena aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum diterapkan secara merata di wilayah lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti diketahui, PSBB baru diterapkan di sekitar Jabodetabek dan Bandung Raya, tempat yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19.

Baca juga: Mudik Dilarang Pemerintah, Pengusaha Bus: Artinya Selesai buat Kami

Pemeriksaan kendaraan yang masuk ke Kota Pekanbaru, Riau, di perbatasan Pekanbaru-Kampar dalam rangka PSBB untuk mencegah penyebaran Covid-19, Jumat (17/4/2020).KOMPAS.COM/IDON Pemeriksaan kendaraan yang masuk ke Kota Pekanbaru, Riau, di perbatasan Pekanbaru-Kampar dalam rangka PSBB untuk mencegah penyebaran Covid-19, Jumat (17/4/2020).

Sehingga kendaraan-kendaraan, khususnya mobil pribadi masih leluasa untuk keluar masuk wilayah karantina asalkan memenuhi aturan PSBB.

Misalnya bagi sepeda motor hanya boleh dikendarai satu orang dengan menggunakan masker dan sarung tangan.

Sementara mobil harus dimuati 50 persen dari total kapasitas, misal untuk sedan 2 orang dan mobil MPV jadi 3 orang.

“Larangan itu dapat diterapkan mulai sekarang pada semua kendaraan keluar Jabodetabek, kecuali kendaraan logistik dan kendaraan tertentu yang diizinkan,” kata Djoko.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.