Mudik Dilarang, Jasa Marga Lakukan Skenario Pembatasan Kendaraan di Tol

Kompas.com - 22/04/2020, 12:11 WIB
Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGKendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Larangan mudik Lebaran 2020 sudah resmi dikumandangkan oleh pemerintah. Hal ini dilakukan untuk menekan penularan virus corona atau Covid-19.

Kondisi ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas melalui video conference, Selasa (21/4/2020) lalu.

"Pada rapat hari ini, saya ingin menyampaikan juga bahwa mudik semauanya akan kita larang," kata Jokowi, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran Berlaku mulai 24 April 2020

Adapun dengan adanya larangan ini akan membuat akes yang menghubungkan kota satu dengan lainnya akan ditutup, salah satunya jalan tol.

Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).ANTARA FOTO/MUHAMAD IBNU CHAZAR Petugas mengatur lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol Cikampek Utama KM 70, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/6/2019). PT Jasa Marga (Persereo) Tbk memberlakukan sistem satu arah (one way) sejak pukul 14:05 WIB untuk kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta yang dimulai dari gerbang tol Kalikangkung KM 414 hingga gerbang tol Cikampek Utama KM 70 yang rencananya akan diberlakukan hingga Minggu (9/6/2019).

Menanggapi hal ini, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Dwimawan Heru mengatakana, akan membantu menyiapkan skenario pembatasan kendaraan di jalan tol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami akan koordinasi dan bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan kepolisian untuk menerapkan skenario pembatasan kendaraan di wilayah jalan tol sesuai kebijakan pemerintah," kata Heru dalam keterangan resminya, Rabu (22/4/2020).

Heru menegaskan pada dasarnya, Jasa Marga akan tetap mendukung kebijakan apapun yang telah diputuskan oleh pemerintah mengenai lebaran, dan lebih lagi untuk menekan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Jadi Hanya Kendaraan dari Zona Merah yang Dilarang Mudik

Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Pada puncak arus mudik lebaran 2019 sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik.ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA Kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Pada puncak arus mudik lebaran 2019 sejumlah titik di Tol Jakarta-Cikampek-Cipali mengalami kepadatan volume kendaraan pemudik.

Lebih lanjut Heru menjelaskan, pihak Jasa Marga juga akan menyiapkan personel yang nantinya bekerja sama dengan aparat lainnya untuk menjaga di wilayah perbatasan, termasuk membantu penegakan hukum.

"Jasa Marga akan menyiapkan sarana perlengkapan lalu lintas untuk pembatasan Jalan Tol nantinya, termasuk dukungan personil," ujar Heru



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.