Pengemudi Angkutan Umum Jakarta Penerima Insentif Masih Minim

Kompas.com - 22/04/2020, 12:42 WIB
Pelatihan sopir angkutan umum di Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Senin (20/4/2020). Akun Instagram @Polres_JakbarPelatihan sopir angkutan umum di Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Senin (20/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemberian insentif berupa dana bantuan kepada pengemudi angkutan umum sudah mulai dilakukan oleh Polri di Jakarta Barat. Tahap pertamanya yaitu dengan mengikuti pelatihan, baru bisa mendapatkan insentif Rp 600.000 per bulan selama tiga periode ke depan.

Tercatat ada 100 pengemudi, yang terdiri dari sopir taksi, angkutan travel, bus, dan truk di wilayah Jakarta Barat yang melalui tahapan pertama, yakni pelatihan. Pelatihan dilaksanakan di kantor Satpas SIM Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.

“Namun, jumlah peserta hanya 100 orang, itu yang jadi masalah, masih sedikit penerimanya,” kata Shafruhan, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta kepada Kompas.com, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Alasan Kenapa Posisi Ban Harus Lurus Selama Mobil Parkir

angkot di jakartagridoto.com angkot di jakarta

Padahal jumlah pengemudi angkutan umum di daerah Jakarta lebih banyak dari itu, kata Shafruhan, sekitar 170.000an orang. Selain itu, pemberian insentif juga bertahap, harus melewati rangkaian pelatihan yang diadakan sebulan sekali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam pelatihan, sopir angkutan umum diberikan materi terkait pencegahan virus corona. Seperti menggunakan masker saat mengemudi hingga memakai hand sanitizer agar tangan selalu bersih.

“Semua sopir angkutan umum, yang dilatih pada bulan pertama yaitu protokol covid-19 pada kendaraan umum,” ucap Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Jari Selalu Menempel di Tuas Rem Saat Riding Motor, Apakah Berbahaya?

Diketahui, program insentif ini dilakukan oleh Polri melalui program keselamatan. Dana yang dianggarkan untuk program tersebut mencapai Rp 360 miliar.

Pemberian bantuan diserahkan kepada Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) masing-masing Polda. Dirlantas Polda bertugas untuk mendata pihak-pihak yang berhak mendapatkan bantuan tersebut.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.