Alasan Kenapa Motor 2-Tak Banyak Direstorasi

Kompas.com - 12/03/2020, 12:38 WIB
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com- Keberadaan sepeda motor dua tak seakan tidak pernah mati dan sepi peminat. Padahal, motor dengan mesin dua langkah tersebut sudah lama tidak diproduksi dan dipasarkan di Indonesia.

Para pencinta motor dua tak bahkan rela berburu ke berbagai daerah hanya untuk mendapatkan barang dengan kondisi yang istimewa.

Seperti kondisi masih orisinil, terawat dan kalau beruntung mendapatkan yang masih kilometer rendah.

Tetapi, jika kondisi tersebut sulit didapatkan salah satu alternatifnya adalah melakukan restorasi. Kebanyakan dengan melakukan penggantian hampir semua komponen motor menggunakan part yang asli dan baru.

Dengan kondisi motor yang sudah termasuk langka tentunya tidak mudah untuk mendapatkan onderdilnya.

Apalagi, jika motor tersebut statusnya sebagai motor CBU (Completely Built Up) alias tidak diproduksi di dalam negeri.

Baca juga: Selain RX-King, Yamaha 125Z Ini Dijual Rp 150 Juta

Selain sulit didapatkan, harganya pun dipastikan sudah berlipat kali dibandingkan dengan part motor lainnya yang diproduksi di Indonesia.

Sparepart Yamaha 125z yang akan direstorasiistimewa Sparepart Yamaha 125z yang akan direstorasi

Salah satu spesialis restorasi motor dua tak, Nanang Wahyu K mengatakan, banyaknya motor dua tak yang direstorasi salah satunya karena motor tersebut sudah sangat sulit didapatkan dalam kondisi nyaris baru seperti turun dari diler.

Maka dari itu, salah satu yang bisa membuatnya seakan-akan motor keluaran dari diler, yakni dengan restorasi total.

“Banyaknya pencinta motor yang melakukan restorasi motor dua tak itu pertama karena nostalgianya,” kata pria yang akrab disapa Tian NK kepada Kompas.com, Kamis (12/3/2020).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.