KLATEN, KOMPAS.com - Mobil yang akan digunakan untuk perjalanan jauh seperti mudik perlu diperiksa secara menyeluruh, untuk memastikan performanya tetap prima.
Satu pekan sebelum keberangkatan, pemudik bisa melakukan pengecekan beberapa hal agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Iwan, pemilik bengkel mobil Iwan Motor Solo mengatakan semua elemen mobil perlu diperiksa sebelum mobil dipakai perjalanan jauh, seperti mudik.
Baca juga: Naik Pesawat di Korea Selatan, Jangan Taruh Powerbank di Kompartemen Bagasi Kabin
“Semua cairan pada mesin perlu diperiksa, ganti bila perlu, seperti oli mesin, oli transmisi, air radiator, minyak rem, cairan wiper dan minyak power steering,” ucap Iwan kepada Kompas.com, belum lama ini.
Iwan mengatakan, pemudik juga perlu memeriksa kesehatan aki untuk memastikan tidak mogok di jalan akibat aki tekor.
“Pastikan semua lampu (lampu utama, sein, rem, kabut) berfungsi dengan baik, cek klakson dan sistem kelistrikan lainnya seperti AC dan audio,” ucap Iwan.
Baca juga: Arus Mudik 21 Maret: 93.284 Kendaraan Lintasi Tol Trans Sumatera
Selain itu, Iwan mengatakan, konsumen wajib memeriksa tekanan udara ban sesuai rekomendasi pabrikan sesuai muatan, termasuk ban cadangan.
“Periksa kondisi ban dari retak, benjol, atau keausan tidak merata, jika sudah aus sebaiknya ganti sebelum perjalanan,” ucap Iwan.
Iwan mengatakan, penting juga untuk memeriksa performa rem utama dengan melakukan uji coba.
“Coba injak pedal rem, pastikan responsif dan tidak terasa terlalu dalam atau keras, dengarkan apakah ada suara berdecit atau bunyi aneh saat pengereman, jika ada masalah, segera servis atau ganti kampas rem,” ucap Iwan.
Baca juga: Mudik dari Jakarta ke Yogyakarta via Tol Siapkan Saldo Rp 580.000
Iwan mengatakan, pemudik perlu membersihkan atau ganti filter udara, jika sudah kotor untuk menjaga performa mesin.
“Cek shockbreaker dengan melakukan tes drive, pastikan ayunan suspensi nyaman dan stabil,” ucap Iwan.
Iwan juga mengatakan, penting untuk mendengarkan apakah ada suara aneh saat mobil berjalan di jalan tidak rata. Selain tak nyaman, bunyi bisa menjadi tanda ada masalah suspensi yang bisa memicu kecelakaan.
“Pastikan kipas radiator berfungsi dengan baik untuk mencegah overheat, cek AC apakah masih dingin, terutama jika perjalanan melewati terik matahari,” ucap Iwan.
Baca juga: Mudik Lebaran 2025, Pelabuhan Silopo Tambah 2 Armada Kapal
Iwan mengatakan, perlu menghindari risiko kehabisan bahan bakar di daerah yang jarang SPBU, dengan mengisi penuh sebelum berangkat.
“Perlu menyediakan alat darurat di dalam bagasi, seperti dongkrak, kunci roda, segitiga pengaman, senter, dan ban cadangan dalam kondisi siap pakai,” ucap Iwan.
Iwan juga mengatakan, pemudik perlu memeriksa kelengkapan surat-surat seperti STNK dan BPKB. Dengan pajak kendaraan sudah lunas, perjalanan lebih aman dan nyaman.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.