Tren Modifikasi "Showcar" Mulai Ditinggalkan

Kompas.com - 24/01/2019, 08:22 WIB
Honda Accord CM5 2004 jadi mobil paling kinclong di IMX 2018Kompas.com/Setyo Adi Honda Accord CM5 2004 jadi mobil paling kinclong di IMX 2018

JAKARTA, KOMPAS.com - Bicara soal modifikasi mobil memang tak ada habis-habisnya. Tiap tahun akan selalu ada "virus" baru yang membuat dinamika tren dari seni merombak mobil selalu berubah.

Nah, pada 2019 diprediksi arah modifikasi mobil bukan lagi soal show off dengan tampilan ekstrem, tapi lebih ke fungsional. Menurut Andre Mulyadi selaku pendiri National Modificator & Aftermarket Association ( NMAA), saat ini konsep tampilan ekstrem sudah mulai menurun, bahkan cenderung ditinggalkan.

"Lebih ke fungsional untuk daily use. Dalam arti masih ekstrem hanya saja bukan dari sisi tampilan, tapi lebih ke hal teknis. Contoh bila dulu fitment-nya pelek ke sepatbor, kini ban ke sepatbor, jadi secara pengerjaan lebih teknis sebenarnya," ucap Andre kepada wartawan di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Baca juga: Angkat Tema Kolaborasi, IMX 2019 Siap dengan Gebrakan Baru

Andre yang juga punggawa dari Signal Kustom, menjelaskan, faktor ubahan tren modifikasi juga dipengaruhi pergeseran pola pikir sebagaian pecinta modifikasi. Mereka ingin mobil yang sudah susah payah dibangun dengan dana yang tidak kecil, bisa dinikmati sehari-hari dan bukan hanya menjadi showcar.

Kondisi ini pun sudah dipahami oleh sebagaian besar builder di Tanah Air. Karena itu, saat ini rata-rata lebih sering menggarap modifikasi fungsional yang secara pengerjaan teknis juga cukup rumit untuk dilakukan.

Body kit Karma Toyota 86stanly Body kit Karma Toyota 86

"Jenis showcar mulai ditinggalkan. Builder lebih ke arah yang bisa dipakai. Misalkan pasang pelek, bikin widebody tapi yang tidak mengganggu, tidak berlebihan sehingga masih nyaman digunakan. Mungkin tampilan mobil terlihat biasa saja, tapi sebenarnya teknis pengerjaannya jauh lebih sulit karena harus memikirkan airsus, fender terlihat natural, dan lainnya," ujar Andre.

Baca juga: Ragam Tren Modifikasi 2019

Lebih lanjut Andre menjelaskan dengan adanya tren baru ini, secara tidak langsung menunjukan bahwa kemampuan teknis modifikator di Indonesia naik level. Dengan tampilan mobil yang biasa saja, namun bisa membuat modifikasi yang secara teknis tak mudah dilakukan.



Terkini Lainnya

Suzuki Ecstar Jajal Sasis Baru di GP Assen

Suzuki Ecstar Jajal Sasis Baru di GP Assen

Sport
Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

News
Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Aksesoris
Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Tips N Trik
Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Tips N Trik
Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

News
Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

News
Fungsi 'Coating' untuk Mobil Bekas

Fungsi "Coating" untuk Mobil Bekas

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

News
Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

News
Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan 'Garuk Tanah' Kawasaki

Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan "Garuk Tanah" Kawasaki

News
Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

News
Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

News
Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux 'Single Cabin'

Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux "Single Cabin"

Teknologi

Close Ads X